Google, Microsoft, Intel buat konsorsium untuk lindungi data pengguna

Oleh: Hieronimus Patardo - Kamis, 22 Agst 2019 11:41 WIB

Sepuluh perusahaan besar berkomitmen untuk membangun konsorsium guna melindungi data pengguna, di antaranya ialah Google, Intel dan Microsoft.

Source: Pexels

Keamanan data menjadi satu hal terpenting dalam menggunakan internet. Biasanya pengamanan data akan dilakukan ketika file atau data tersebut dikirim. Namun tidak ada yang menduga bahwa data bisa saja diterobos oknum tidak bertanggung jawab. 

Untuk itulah sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft, Google dan Intel serta tujuh perusahaan lain membentuk Konsorsium Komputasi Rahasia. Konsorsium ini akan membantu teknologi open source untuk menawarkan akses data yang lebih privat. Idealnya, data akan selalu terenkripsi meskipun saat sedang digunakan pengguna. 

Untuk diketahui, di antara tujuh perusahaan lain itu terdapat Alibaba Cloud, Arm, Baidu, IBM, Red Hat, Swisscom dan Tencent. 

Beberapa kontribusi awal mulai mereka berikan, salah satunya datang dari Microsoft. Perusahaan ini memberikan kerangka kerja yang membantu orang untuk menulis kode di dalam Trusted Execution Environments. Ini merupakan kerangka kerja Intel yang akan melindungi kode pada level hardware.

Intel kabarnya juga memberikan Intel Software Guard Extensions. SDK ini didesain untuk membantu pengembang aplikasi melindungi kode dan data yang sudah dipilih dari modifikasi pada level hardware