Catatan Traveloka di 2019, tren wisata hingga kuliner populer

Oleh: Lely Maulida - Rabu, 01 Jan 2020 13:52 WIB

Traveloka menutup tahun 2019 dengan merilis tren perjalanan, gaya hidup favorit pengguna dan beberapa insight menarik terkait perilaku wisatawan dalam merencanakan perjalanan.

Traveloka menyadari kini masyarakat semakin memerlukan layanan yang mampu menunjang kebutuhan perjalanan dan gaya hidup mereka. Hal ini lah yang mendasari Traveloka untuk memperkenalkan produk serta inisiatif terbarunya di tahun 2019, seperti Traveloka Xperience untuk kebutuhan gaya hidup, Traveloka Protect untuk kebutuhan asuransi, layanan penerbangan multi-kota, pemesanan Villa dan Apartemen, hingga sewa mobil tanpa sopir, dengan tujuan untuk memudahkan pengguna dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Melanjutkan inisiatifnya dari tahun ke tahun, Traveloka juga menutup tahun 2019 ini dengan merilis tren perjalanan dan gaya hidup terkini yang menjadi favorit pengguna.

“Seluruh produk dan layanan terbaru yang kami tawarkan kepada para pengguna berangkat dari komitmen Traveloka untuk menghadirkan solusi atas kendala yang dialami oleh pengguna terkait perjalanan dan gaya hidup. Kami juga melakukan analisa mendalam terkait perilaku pengguna dan target audience kami sebelum meluncurkan suatu produk, untuk memastikan bahwa produk yang tersedia di platform kami tepat guna,” kata Dionisius Nathaniel, CMO Traveloka.

Menyambut akhir tahun, Traveloka membagikan beberapa insight menarik terkait perilaku wisatawan dalam merencanakan perjalanan serta informasi mengenai destinasi, atraksi dan kuliner favorit selama tahun 2019 yang dihimpun dari data internal. Berikut catatan Traveloka di sepanjang tahun 2019.

Perilaku wisatawan dalam merencanakan perjalanan

Perencanaan perjalanan pada umumnya dimulai dengan tahap perencanaan awal (sejak ide muncul), persiapan (mencari informasi melalui internet atau bertanya rekomendasi kepada orang terdekat, hingga melakukan pemesanan). Menentukan moda transportasi menjadi tahap pertama ketika mengatur rencana perjalanan, diikuti dengan menyusun agenda, menentukan penginapan, hingga membeli tiket atraksi di destinasi.

Adanya program promosi atau penawaran khusus, menjadikan pengguna menjadi lebih impulsif dalam merencanakan perjalanan. Untuk pembelian tiket pesawat dengan destinasi internasional, rata-rata pengguna akan memesan tiket sejak 2 minggu bahkan hingga 3 bulan sebelum hari keberangkatan. Sedangkan untuk tujuan domestik, mayoritas pengguna memesan tiket pesawat paling tidak 3 hari sebelum keberangkatan.

Traveloka juga merinci daftar destinasi, atraksi dan kuliner yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Berikut rinciannya:

10 destinasi domestik paling populer tahun ini berdasarkan pemesanan produk Tiket Pesawat: Jakarta, Surabaya, Makassar, Denpasar, Yogyakarta, Medan, Balikpapan, Palembang, Semarang, dan Batam.

10 destinasi internasional paling populer tahun ini (berdasarkan pemesanan produk Tiket Pesawat): Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Australia, Cina, Hong Kong, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.

10 destinasi domestik paling populer tahun ini (berdasarkan pemesanan produk Tiket Kereta): Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Cirebon, Malang, Purwokerto, Solo, dan Bekasi.

10 destinasi domestik paling populer tahun ini (berdasarkan pemesanan Tiket Bus): Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Tangerang, Bekasi, Denpasar, Solo, dan Malang.

7 atraksi internasional yang paling banyak dikunjungi selama tahun 2019: Universal Studio Singapore, Gardens by the Bay Singapore, Aquaria KLCC Malaysia, LEGOLAND Malaysia, Hong Kong Disneyland, Tokyo Disneyland, dan S.E.A Aquarium Singapore.

7 atraksi domestik yang paling banyak dikunjungi selama tahun 2019: Jatim Park, Ancol, Snowbay Waterpark, Jakarta Aquarium, Jungleland, Waterbom Bali, dan Floating Market Lembang.

5 kategori pilihan kuliner pengguna Traveloka Eats sepanjang tahun 2019: makanan cepat saji, makanan dengan menu Asia, All You Can Eat, western food lengkap dengan hidangan penutup, serta pizza yang menjadi menu andalan ketika mengadakan sebuah acara.

Guna memperkuat posisi Traveloka di sektor gaya hidup, tahun ini Traveloka telah memperkenalkan Traveloka Xperience di Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Singapura. Dilengkapi dengan 12 kategori produk, Traveloka Xperience memiliki lebih dari 15.000 inventori terbaik yang tersebar di 60 negara. Selain Traveloka Xperience, Traveloka juga menghadirkan Traveloka Eats yang saat ini sudah bermitra dengan lebih 6.500 merchant di 38 kota di Indonesia untuk menegaskan posisinya di sektor gaya hidup.

Menyadari perkembangan dan tingginya kebutuhan akan jasa keuangan, Traveloka juga melebarkan lini produknya ke sektor jasa keuangan, termasuk asuransi. Melalui Traveloka Protect, Traveloka menghadirkan berbagai pilihan kategori produk asuransi, termasuk Asuransi Perjalanan, Asuransi Mobil, Asuransi Motor, Asuransi Properti, dan Asuransi Jiwa. Selain itu, Traveloka juga melengkapi pengalaman bertransaksi para pengguna dengan memperkenalkan Traveloka PayLater Card yang bekerjasama dengan Bank BRI dan Visa, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pengaturan manajemen kartu melalui aplikasi Traveloka untuk seluruh transaksi, baik secara online maupun offline.

Tahun 2019 juga menandai beberapa pencapaian bisnis, termasuk diantaranya ekspansi bisnis Traveloka di pasar Australia untuk produk Tiket Pesawat, Hotel, Xperience, Sewa Mobil, serta Antar Jemput Bandara. Sejak Agustus 2019, Traveloka juga sudah dapat diakses oleh pengguna di Eropa (Italia, Jerman, Prancis, Britania Raya, dan Spanyol), untuk produk Tiket Pesawat, Hotel, dan Antar Jemput Bandara.

“Tahun 2019 menjadi tahun yang penting bagi kami dengan berbagai pencapaian bisnis yang menekankan posisi kami sebagai platform penyedia berbagai solusi perjalanan, gaya hidup, dan jasa keuangan. Pengguna akan selalu menjadi fokus utama kami dalam mengembangkan produk, fitur, dan layanan Traveloka, sejalan dengan misi kami untuk selalu memberikan pengalaman terbaik dan menyeluruh yang mencakup perjalanan, gaya hidup dan jasa keuangan,” ujar Dionisius Nathaniel.

Tag