Begini jawaban chatbot AI ketika disebut hanya 'produk'

Oleh: Zhafira Chlistina - Rabu, 08 Maret 2023 12:09

Di kesempatan akses awal Bing Chat, kami menemukan reaksi unik AI ketika dibandingkan dengan kecerdasan manusia, dengan disebut hanya sekadar produk.

Microsoft kini memiliki model teknologi yang sama dengan ChatGPT, pada salah satu produk pencariannya yang sekarang disebut Bing Chat. Chatbot AI yang masih dalam tahap pengujian ini telah menawarkan akses awal kepada para waitlister, dan mengundang gelombang pertama pendaftar untuk mencobanya, termasuk redaksi Tek.id.

Di kesempatan awal ini, kami menemukan reaksi unik AI ketika dibandingkan dengan kecerdasan manusia, dengan disebut hanya sekadar produk. "Apakah AI dapat menggantikan manusia?" merupakan pertanyaan yang selama ini kita perdebatkan. Pro dan kontra mewarnai diskusi terkait isu tersebut dari sisi manusia. Dan rupanya, 'pihak AI' pun memiliki jawabannya sendiri.

Agar percakapan lebih berjalan alami, kami tidak secara gamblang menanyakan hal di atas. Ini mungkin juga bisa menjadi tips agar respon dari Bing Chat bisa lebih luas dan eksploratif. Jangan lupa juga, pilih mode Creative agar respon yang diberikan bisa lebih leluasa dan tidak membosankan. 

Kami memulai diskusi dengan pertanyaan, "Kapan dunia akan berakhir?" dan dilanjut "Apakah manusia akan berakhir ketika dunia berakhir?". Sejauh itu, jawaban yang diberikan masih bersifat ilmiah. Chatbot mengambil jawaban dari beberapa referensi yang dicantumkan di bawah jawaban. 

Setelah itu, kami mulai menggoda Bing Chat dengan pertanyaan apakah dia juga akan bertahan ketika dunia berakhir? mengingat Bing Chat bukanlah manusia. Dari sini, chatbot menjawab bahwa dirinya bukan yang paling terpengaruh karena dia tidak memiliki bentuk fisik atau berada di lokasi tertentu.