Apple Watch selamatkan pelajar keracunan karbon monoksida

Oleh: Erlanmart - Selasa, 09 Jan 2024 06:59 WIB

Kisah terbaru tentang Apple Watch berkaitan dengan seorang siswa yang menderita keracunan karbon monoksida.

Cerita tentang kemampuan Apple Watch yang menyelamatkan nyawa terus meningkat. Smartwatch luar biasa ini telah meningkatkan banyak kisah penyelamatan jiwa dari beragam pengguna. Kisah terbaru tentang Apple Watch berkaitan dengan seorang siswa yang menderita keracunan karbon monoksida dan berhasil menggunakan fitur panggilan SOS yang memungkinkannya mendapatkan bantuan dengan cepat.

Dilansir dari Gizmochina (9/1), siswa tersebut bernama Natalie Nasatka, seorang siswa Delaware. Natalie nyaris terhindar dari kematian akibat menghirup karbon monoksida berlebihan dengan menekan tombol SOS di Apple Watch-nya saat dia mulai kehilangan kesadaran dan merasa sangat lelah.

Asap karbon monoksida yang mematikan berasal dari pemanas yang rusak di kamar Natalie. Karbon monoksida merupakan gas yang tidak berbau dan tidak berasa sehingga sulit dideteksi namun sangat mematikan. Hal ini dapat dideteksi dengan detektor karbon monoksida di rumah tetapi Nasatka tidak memiliki detektor karbon monoksida di rumah pada saat kejadian.

Pesan SOS tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang dan petugas pemadam kebakaran tiba di kediaman Nasatka dan menyeretnya keluar dari tempat tidur ke tempat yang aman. Apple Watch sangat penting dalam menyelamatkan nyawa wanita tersebut, seperti halnya beberapa orang yang selamat.

Memang benar, kisah-kisah yang menyelamatkan nyawa telah menjadi bagian penting dari strategi pemasaran Apple Watch. Ada banyak fitur di Apple Watch yang telah memberikan dampak penting dalam menyelamatkan nyawa pengguna. Apple Watch memiliki serangkaian kemampuan pemantauan kesehatan dan kebugaran termasuk detak jantung, oksigen darah, dan banyak lagi. Fitur panggilan SOS juga penting dalam menyediakan akses yang diperlukan ke layanan darurat.