Alfamart kini didukung perangkat berteknologi AR

Oleh: Lely Maulida - Sabtu, 09 Nov 2019 10:55 WIB

Sejauh ini, DAV 2.0 sudah ditempatkan di 10 toko Alfamidi yang ada di wilayah Jakarta dan Tangerang. Perangkat yang sama direncanakan tersebar di 500 titik toko Alfamidi di tahun depan.

DAV meluncurkan DAV 2.0, sebagai inovasi terbarunya. Teknologi ini memanfaatkan Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) dan Augmented Reality (AR) berbasis IoT (Internet of Things) untuk mendukung perkembangan sektor ritel di Indonesia. 

Perangkat baru DAV ini diproyeksi mampu membuat brand berinteraksi, memberikan pengalaman dan mengedukasi konsumen serta mengukur performa brand secara lebih efektif dan efisien. DAV 2.0 memberikan peluang bagi konsumen untuk menelusuri informasi produk lebih dalam yang dibutuhkan untuk membuat keputusan sebelum melakukan pembelian. Selain itu, konsumen bisa berinteraksi dan mendapat pengalaman baru dengan brand berkaitan dengan produk yang ditawarkan. 

Dengan jumlah populasi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi pasar yang kuat terhadap pertumbuhan ekonomi digital, dimana pemerintah menargetkan Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di Asia Tenggara pada 2020. 

Hertha Joyce Agustine - GM DAV mengatakan “Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital berbasis industri, harus diimbangi dengan perkembangan inovasi teknologi. Untuk itu kami menghadirkan perangkat teknologi terbaru dalam rangka mendukung transformasi digital pada sektor ritel Indonesia dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pada sektor ini.”

International Data Corporation (IDC) memperkirakan anggaran teknologi informasi ritel akan tumbuh 17% per tahun hingga 2021. Ini menjadikan sektor ritel merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat untuk belanja teknologi di Indonesia.