Studi Harvard Ungkap AI Lebih Akurat dari Dokter di Diagnosis Awal IGD, Tapi Belum Siap Gantikan Manusia

Oleh: Tek ID - Senin, 04 Mei 2026 20:45

Studi Harvard temukan AI lebih akurat dari dokter di diagnosis awal IGD, namun belum siap menggantikan peran manusia.

Kemajuan kecerdasan buatan kembali menunjukkan potensi besar di dunia medis. Studi terbaru dari Harvard Medical School mengungkap model AI mampu memberikan diagnosis awal di ruang gawat darurat (IGD) dengan tingkat akurasi yang bahkan melampaui dokter manusia dalam kondisi tertentu.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science ini melibatkan tim dokter dan ilmuwan komputer dari Harvard Medical School serta Beth Israel Deaconess Medical Center. 

Mereka menguji performa model AI milik OpenAI dengan membandingkannya terhadap diagnosis yang diberikan oleh dua dokter spesialis penyakit dalam pada 76 pasien di unit IGD.

Hasilnya cukup mencolok, terutama pada fase awal diagnosis atau triase, saat informasi pasien masih terbatas dan keputusan harus diambil dengan cepat.

“Pada setiap titik diagnosis, model o1 tampil setara atau lebih baik dibanding dua dokter, perbedaannya paling terlihat pada tahap awal triase,” tulis peneliti dalam studi tersebut, dikutip dari TechCrunch.