Serangan Spyware di Asia Tenggara Naik 18% pada 2025, Indonesia Masuk Target Utama

Oleh: Tek ID - Rabu, 06 Mei 2026 20:30

Serangan spyware di Asia Tenggara naik 18% pada 2025. Indonesia jadi target utama dengan lonjakan signifikan ancaman siber.

Kaspersky melaporkan lonjakan signifikan serangan spyware yang menyasar organisasi di Asia Tenggara sepanjang 2025. 

Dalam laporan terbarunya, perusahaan keamanan siber global tersebut mencatat lebih dari 818.000 serangan berhasil digagalkan, naik 18% dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan perubahan pola ancaman siber di kawasan. Jika sebelumnya serangan lebih banyak bertujuan mengganggu operasional, kini pelaku ancaman semakin fokus pada pengumpulan intelijen strategis dari dalam jaringan perusahaan.

“Data kami menunjukkan bahwa kita memasuki era di mana pelaku ancaman tidak hanya mengincar gangguan bisnis… kami melihat peningkatan pengumpulan intelijen tertarget di Asia Tenggara,” ujar Simon Tung, General Manager ASEAN dan Asia Emerging Countries di Kaspersky.

Indonesia menjadi salah satu negara dengan lonjakan signifikan. Sepanjang 2025, tercatat 194.626 serangan spyware terhadap organisasi di dalam negeri, meningkat 35% dibandingkan 2024.