Merasa Aman, Tapi Rentan Diretas: Riset bolttech Ungkap Kesenjangan Keamanan Siber Warga Indonesia

Oleh: Tek ID - Selasa, 07 Juli 2026 15:05

Riset bolttech mengungkap Indonesia memiliki kesenjangan perilaku keamanan siber tertinggi, dengan 81% korban mengalami kerugian finansial.

Masyarakat Indonesia merasa cukup aman saat beraktivitas di dunia digital. Namun, di balik keyakinan tersebut tersimpan risiko besar. 

Riset terbaru Asia-Pacific Cyber Safety Landscape 2026 dari bolttech mengungkap Indonesia memiliki kesenjangan terbesar antara persepsi dan perilaku keamanan siber di kawasan Asia Pasifik. Kondisi ini turut berkontribusi terhadap tingginya korban kejahatan siber yang mengalami kerugian finansial.

Studi tersebut menunjukkan sebanyak 94% responden Indonesia menilai kebiasaan keamanan digital mereka sudah baik. 

Namun, hanya 44% yang benar-benar menerapkan praktik keamanan siber secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Artinya, terdapat kesenjangan hingga 50% antara rasa aman dan perilaku nyata dalam melindungi diri di ruang digital.

Di saat yang sama, ancaman siber terus meningkat. Sebanyak 92% responden mengaku pernah menerima atau menghadapi upaya penipuan digital, sementara 44% di antaranya mengaku pernah menjadi korban penipuan, peretasan, atau bentuk kejahatan siber lainnya.