Laporan IBM: Serangan Siber Berbasis AI Meningkat, Celah Keamanan Dasar Masih Jadi Titik Lemah Perusahaan

Oleh: Tek ID - Kamis, 05 Maret 2026 19:01

Laporan IBM X-Force Threat Index 2026 mengungkap serangan siber berbasis AI meningkat tajam, sementara celah keamanan dasar masih menjadi titik lemah perusahaan.

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) oleh pelaku kejahatan siber semakin mempercepat pola serangan digital secara global. 

Laporan terbaru IBM 2026 X-Force Threat Intelligence Index menunjukkan banyak perusahaan masih rentan terhadap ancaman karena kelemahan pada praktik keamanan dasar, seperti kontrol autentikasi dan konfigurasi sistem yang tidak memadai.

IBM X-Force mencatat kenaikan global sebesar 44% pada serangan yang diawali dengan eksploitasi aplikasi yang digunakan publik, sebagian besar disebabkan oleh tidak adanya kontrol autentikasi yang memadai serta kemampuan AI dalam membantu penyerang menemukan celah keamanan dengan lebih cepat.

Laporan tersebut juga menunjukkan meningkatnya aktivitas kelompok ransomware dan pemerasan digital. 

Sepanjang 2025, jumlah kelompok yang aktif tercatat melonjak 49% secara tahunan, sementara jumlah korban yang diketahui secara publik meningkat sekitar 12%.