Studi Kaspersky: Kekurangan Tenaga Ahli Keamanan Siber Jadi Ancaman Serius bagi Rantai Pasok

Oleh: Tek ID - Selasa, 28 April 2026 15:30

Studi Kaspersky ungkap kekurangan talenta siber jadi hambatan utama atasi serangan rantai pasokan di Asia Pasifik dan global.

Ancaman serangan siber terhadap rantai pasokan kian meningkat, namun banyak organisasi masih kesulitan menghadapinya. 

Studi terbaru dari Kaspersky mengungkapkan kekurangan tenaga ahli keamanan siber menjadi hambatan utama dalam mitigasi risiko tersebut, termasuk di kawasan Asia Pasifik.

Dalam survei global yang melibatkan lebih dari 1.700 profesional TI, sekitar 42% responden menyebut keterbatasan sumber daya manusia dan kebutuhan memprioritaskan berbagai tugas keamanan sebagai faktor utama yang menghambat perlindungan terhadap serangan rantai pasokan.

Serangan jenis ini sendiri bukan ancaman kecil. Data menunjukkan satu dari tiga organisasi di dunia mengalami serangan rantai pasokan dalam satu tahun terakhir, menandakan meningkatnya kompleksitas risiko di ekosistem digital yang saling terhubung.

Di Asia Pasifik, kondisi ini semakin terasa. Persentase organisasi yang mengaku kekurangan staf keamanan siber berkualitas berkisar antara 34% di Singapura hingga 57% di Vietnam.