Identitas Mesin di Asia Pasifik 111 Kali Lebih Banyak dari Manusia, Risiko Serangan AI Meningkat
Oleh:
Tek ID
- Kamis, 23 Juli 2026 20:10
Identitas mesin di perusahaan Asia Pasifik mencapai rasio 111:1 dibanding manusia. Palo Alto Networks Ingatkan risiko serangan berbasis AI.
Jumlah identitas mesin di lingkungan perusahaan Asia Pasifik kini mencapai 111 kali lebih banyak dibandingkan identitas pekerja manusia.
Lonjakan yang didorong pesatnya adopsi agen kecerdasan buatan tersebut menciptakan celah tata kelola baru yang dinilai tidak lagi mampu ditangani secara efektif oleh arsitektur keamanan tradisional.
Temuan itu terungkap dalam 2026 Identity Security Landscape Report yang dipaparkan Palo Alto Networks.
Studi global terhadap 2.930 pengambil keputusan di bidang keamanan siber tersebut menunjukkan identitas telah melampaui malware sebagai salah satu vektor utama serangan terhadap perusahaan.
Seluruh organisasi di Asia Pasifik yang menjadi bagian dalam studi tersebut tercatat telah mengadopsi agen AI.