Model PLTS Berbasis Koperasi Dinilai Mampu Buka Ekonomi Lokal dan Percepat Transisi Energi

Oleh: Tek ID - Rabu, 24 Juni 2026 11:15

Koperasi didorong menjadi motor transisi energi nasional melalui pengembangan PLTS berbasis komunitas menuju target 100 GW.

Koperasi diproyeksikan menjadi salah satu penggerak utama transisi energi berbasis masyarakat di Indonesia. 

Kementerian Koperasi bersama Yayasan Rumah Energi memperkuat komitmen untuk mendorong pengembangan model bisnis pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berbasis koperasi guna mendukung target nasional pembangunan 100 gigawatt (GW) PLTS.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui diseminasi Handbook Praktis Panduan Pengembangan PLTS Berbasis Koperasi Hijau serta pembacaan rekomendasi kebijakan yang merupakan hasil rangkaian Readiness of Indonesia Solar Energy Series (RISE Series): Green Cooperative Workshop Series toward Indonesia’s 100 GW Solar PV Target di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Rekomendasi yang dihasilkan mencakup penyederhanaan regulasi, pengembangan skema pembiayaan campuran (blended finance), penguatan kapasitas kelembagaan koperasi, hingga integrasi koperasi dalam agenda dekarbonisasi dan transisi energi nasional.

Pada kesempatan terpisah, Kementerian Koperasi dan Rumah Energi juga menandatangani nota kesepahaman mengenai pengembangan model bisnis koperasi berbasis energi terbarukan.