sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
Jumat, 29 Mei 2020 20:15 WIB

YouTube luncurkan fitur chapter

Agar fitur penggalan ini dapat berfungsi, setidaknya sebuah video harus memiliki tiga timestamp dengan durasi masing-masing lebih dari 10 detik.

YouTube luncurkan fitur chapter
Source: Google

Youtube baru saja menghadirkan fitur baru untuk seluruh penggunanya, baik di versi desktop, smartphone maupun tablet. Fitur yang bernama chapters ini sebenarnya sudah ada sejak April lalu. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah melewati bagian di sebuah video. 

Di versi dekstop, video dengan dukungan penggalan ini sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan video pada umumnya. Namun ada perbedaan yang dapat dilihat dengan mudah, yakni terdapat potongan-potongan garis di bagian playback. Potongan itu dibatasi dengan jeda hitam untuk menandakan kapan penggalan itu berakhir. 

Desain yang sama juga terdapat di versi smartphone dan tablet. Namun di aplikasi smartphone, YouTube memberikan dukungan getaran (haptic) ketika pengguna mengarahkan kursor playback ke penggalan baru. Namun di perangkat yang tidak mendukung haptic, sebuah tampilan penggalan baru akan muncul untuk memberitahu pengguna. 

Dilansir dari TheVerge (29/5), fitur ini sedikit berbeda dengan proyek-proyek Google lainnya. Penggalan di video YouTube ini sepenuhnya mengandalkan kreator dari video tersebut. Artinya, kreator video harus memasukkan timestamp pada deskripsi videonya. 

Agar fitur penggalan ini dapat berfungsi, setidaknya sebuah video harus memiliki tiga timestamp dengan durasi masing-masing lebih dari 10 detik. Selanjutnya YouTube akan mengakses metadata video tersebut dan mengubahnya menjadi penggalan-penggalan video. 

YouTube mengungkapkan akan selalu mengingatkan kreator untuk memasukkan penggalan ketika proses unggahan dilakukan. Hal ini untuk memastikan kalau ada lebih banyak video yang menggunakan fitur ini, walaupun pada dasarnya tidak bersifat wajib. 

Dengan hadirnya fitur ini, penonton YouTube diharapkan dapat semakin mudah menavigasikan video yang ditontonnya. Hal ini juga mempersingkat waktu pengguna yang ingin mencari hal spesifik dari sebuah video. 
 

Share
back to top