YouTube kalahkan Apple dan Netflix sebagai merek paling dipercaya

Untuk pertama kalinya YouTube berhasil keluar sebagai merek paling dipercaya oleh kaum milenial, mengalahkan Apple dan Netflix.

YouTube kalahkan Apple dan Netflix sebagai merek paling dipercaya Source: Google

YouTube untuk pertama kalinya berhasil keluar sebagai merek yang paling dipercaya oleh para milenial. Hasil tersebut terungkap melalui sebuah studi yang dilakukan oleh sebuah firma bernama Mblm.

Studi yang digagas Mblm melibatkan 6200 responden dan 56.000 merek dari 15 industri yang tersebar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Uni Emirat Arab. Untuk diketahui, popularitas YouTube sebagai merek yang paling dipercaya terus menanjak sejak dua tahun belakangan.


BACA JUGA

Tanggapan CEO YouTube terhadap YouTube Rewind 2018

YouTube pertimbangkan untuk hapus tombol dislike

Kini YouTube beri rekomendasi pengunduhan video


Tahun 2017 YouTube berada di posisi ke-10 dan meloncat naik ke posisi tiga pada tahun 2018. Nah, di tahun ini, YouTube berhasil berada di puncak dengan melampaui Apple dan Netflix.

“YouTube telah menunjukkan kemampuan untuk menghibur menghibur kaum milenial yang beragam melalui kontennya yang luas. Ia juga melanjutkan perluasan layanannya, termasuk YouTube Music pada tahun 2018. Kaum milenial secara khusus terkait erat dengan industri media dan hiburan dan YouTube melakukan pekerjaan yang baik untuk membangun merek yang memenuhi keinginan dan kebutuhan audiens ini.” ujar Mblm seperti dilaporkan oleh Digital Trends (13/2).

YouTube dilaporkan terus berkembang dengan menambahkan banyak fitur baru dalam beberapa tahun belakangan ini, misalnya YouTube Live, yang biasa digunakan oleh para YouTuber untuk melakukan siaran langsung. Tak hanya itu, YouTube Stories juga menjadi fitur baru yang memungkinkan YouTuber untuk membuat video pendek yang akan kadaluarsa dalam tujuh hari.

Selain YouTube, Apple dan Netflix, ada tujuh merek lain yang masuk dalam kategori 10 merek paling dipercaya para milenial. Beberapa merek tersebut antara lain seperi Disney, Nike, Target, Xbox, Playstation, Google dan Walmart.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: