Xiaomi kenalkan DeepExposure AI, penunjang sektor fotografi

DeepExposure akan membuat foto yang kurang bagus sekalipun menjadi tampil maksimal. Sekilas fiturnya serupa dengan Google Night Sight.

Xiaomi kenalkan DeepExposure AI, penunjang sektor fotografi Source: GSMArena

Kamera merupakan salah satu komponen yang penting bagi smartphone. Tidak dipungkiri, kehadiran kamera pada ponsel pintar terbukti mampu meningkatkan pengalaman pengguna. Untuk itu, beberapa ponsel saat ini dibekali dengan fitur kamera yang mumpuni.

Sayangnya, secanggih apapun kamera ponsel, masih terdapat beberapa kekurangan di sana. Pengaturan auto akan memaksa kamera untuk menangkap cahaya lebih banyak ketika digunakan memotret pada kondisi tertentu. Hasilnya, kecerahan latar belakang foto bisa menjadi berlebihan agar obyek yang dipotret dapat terlihat jelas.


BACA JUGA

Xiaomi pamer kesuksesan penjualan Pocophone F1

Xiaomi bakal hadirkan ponsel berkamera 48MP

Harbolnas, Xiaomi diskon Redmi 6 dan Redmi S2


Untuk itulah, Xiaomi memperkenalkan sebuah solusi yang kabarnya akan menjadi jawaban untuk persoalan itu. Solusi tersebut bernama “DeepExposure” AI. Dilansir dari AndroidAuthority (7/11), kecerdasan buatan ini sudah dilatih untuk mempelajari ribuan gambar yang dihasilkan oleh para fotografer profesional.

Xiaomi telah melatih DeepExposure menggunakan 3000 gambar dari MIT-Adobe FiveK. Pelatihan tersebut melibatkan foto mentah dan foto final yang sudah diedit.

DeepExposure akan membagi gambar menjadi beberapa segmen, kemudian menyesuaikan tingkat kecerahan pada setiap segmen tersebut. Selanjutnya seluruh segmen itu akan kembali disatukan, untuk menghasilkan gambar dengan tingkat kecerahan seimbang dan detil.

Sebenarnya bukan hanya Xiaomi yang berupaya mengembangkan ranah fotografi menggunakan AI khusus. Sebelumnya Google memperkenalkan Night Sight yang bisa digunakan pada perangkat Pixel 3 dan Pixel 3 XL. Huawei bahkan memiliki AI yang bisa mendeteksi gambar bahkan sebelum shutter ditekan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: