Xiaomi fokus ekspansi global di tahun ini

Xiaomi mengungkapkan laba bersih kuartal keempat 2018 meningkat tiga kali lipat menjadi 1,85 miliar Yuan.

Xiaomi fokus ekspansi global di tahun ini (Foto: The Coverage)

Xiaomi mengungkapkan laba bersih kuartal keempat 2018 meningkat hingga tiga kali lipat menjadi 1,85 miliar Yuan. Ini dihasilkan perusahaan berkat perolehan pendapatan yang meningkat lebih kuat. Pendapatannya bahkan melebihi estimasi rata-rata yang diperkirakan analis mencapai 10 miliar Yuan.

Dilansir Reuters (22/3), pendapatan kuartal empat meningkat 27% menjadi 44,4 miliar Yuan, atau lebih rendah dari prediksi rata-rata 13 analis yaitu 47,4 miliar Yuan. Hasilnya menunjukkan bahwa Xiaomi menghadapi pasar smartphone yang melambat di Tiongkok, pasar terbesar di dunia. Sebagai gantinya, Xiaomi meningkatkan fokus di pasar seperti India dan Eropa.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Redmi 8A akan meluncur pada 25 September

Begini bocoran desain Xiaomi Mi 9 Pro 5G

Lei Jun pamer kecepatan charging Xiaomi Mi 9 Pro 5G


Di sepanjang 2018, Xiaomi menghasilkan pendapatan 174,9 miliar Yuan dan laba bersih 8,6 miliar Yuan. Guna mengimbangi pasar China yang melambat, Xiaomi telah berkembang secara agresif di Eropa. Setelah memulai debut secara luas di Eropa pada awal 2018, Xiaoi kini menempati peringkat sebagai vendor smartphone terbesar keempat.

Dalam laporan pendapatannya, CFO Xiaomi Shou Zi Chew mengatakan bahwa penjualan dari China mencapai 40% dari pendapatan perusahaan pada 2018. Dia menambahkan akan memfokuskan diri pada ekspansi global sebagai prioritas perusahaan di tahun 2019.

"Kami akan terus mengeksplorasi pasar global dan meniru keberhasilan di India untuk pasar utama lainnya seperti Indonesia dan Eropa Barat. Kami juga akan berekspansi ke lebih banyak pasar internasional baru di 2019," katanya.

Selain itu, Xiaomi juga mengubah jajaran smartphone-nya guna menjual perangkat premium yang harganya lebih mahal. Di China, harga jual rata-rata smartphone Xiaomi meningkat 17%. Sedangkan di luar negeri harganya meningkat 10%, sebagaimana dilaporkan perusahaan.

Februari lalu saat peluncuran Mi 9 pendiri Xiaomi - Lei Jun mengatakan perangkat tersebut akan menjadi handset terakhir yang dijual di bawah 3.000 Yuan. Xiaomi mencatat penjualan smartphone-nya mencapai 65,1% dari keseluruhan pendapatan Xiaomi di kuartal keempat. Penjualan dari perangkat lain mencapai 25,1% dan 9,1% dari layanan internet.

Lebih lanjut Xiaomi menekankan akan meningkatkan penelitian dan pengembangan, serta berencana berinvestasi lebih dari 10 miliar Yuan dalam kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) selama lima tahun ke depan.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: