sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
Kamis, 29 Okt 2020 10:15 WIB

Xiaomi akan bangun markas baru di Shenzhen

Xiaomi dilaporkan menggelontorkan dana senilai CNY7,6 miliar untuk mendapatkan lahan di Shenzhen guna membangun markas barunya.

Xiaomi akan bangun markas baru di Shenzhen

Xiaomi dilaporkan sedang berencana membangun markas barunya di Tiongkok. Nantinya, tempat itu akan dijadikan pusat dari Xiaomi Global. Perusahaan asal Tiongkok ini bahkan dikabarkan sudah membeli lahan di Shenzhen. Pembangunan di lahan ini diprediksi akan menelan biaya kurang lebih USD79 juta atau sekitar Rp1,1 triliun. 

Untuk diketahui, beberapa bulan lalu Xiaomi memang sudah menandatangani kerja sama dengan pemerintah kota Shenzhen untuk membangun markas globalnya ini. Xiaomi sendiri akan melakukan investasi senilai CNY7,76 miliar untuk konstruksi markas barunya. Tempat ini diharapkan dapat merealisasikan pendapatan operasional gabungan sebesar CNY51 miliar antara tahun 2020 dan 2024. 

Dilansir dari Gizmochina (29/10), markas baru ini nantinya juga akan berperan sebagai pusat pengembangan smartphone dan teknologi kecerdasan buatan, pengembangan bisnis dan pusat layanan internet dari Xiaomi. 

Xiaomi bukanlah satu-satunya perusahaan yang berniat memiliki markas di Shenzhen. Tidak lama setelah Xiaomi mengumumkan rencana markas baru ini, vivo juga telah mendapatkan lahan di ShenZhen. Untuk mendapatkan lahan ini, vivo menggelontorkan dana sebesar CNY182 juta. Jumlah ini dua kali lipat dari nilai investasi lahan yang dihabiskan Xiaomi. 

Kabarnya, pembangunan markas baru vivo akan rampung pada 2025 mendatang. Firma arsitektur asal AS, yakni NBBJ didapuk untuk mendesain gedung baru tersebut. Menariknya, firma ini terkenal karena mendesain gedung untuk Samsung di Silicon Valley, termasuk juga Amazon Sphere di Seattle. Gedung ini nantinya akan menjadi pusat penjualan flagship vivo dan mampu menampung 5800 karyawan. 

Berbeda dengan vivo, Xiaomi belum mengungkap detail rencana markas barunya ini. Belum diketahui juga, kapan markas baru Xiaomi ini akan dapat digunakan. 

Share
×
tekid
back to top