Wisata Air Terjun Niagara akan gunakan kapal bertenaga listrik

Kapal bertenaga listrik tersebut akan menggantikan kapal konvensional yang selama beberapa dekade ini mengangkut wisatawan ke air terjun terbesar di dunia.

Wisata Air Terjun Niagara akan gunakan kapal bertenaga listrik Source: Maid of the Mist via New Atlas

Menggunakan kapal Maid of the Mist, pengunjung dapat melihat Air Terjun Niagara dari dekat serta mendapatkan pengalaman secara menakjubkan. Kapal tersebut memang sudah mengantar banyak turis ke air terjun terbesar di dunia tersebut. Dilansir dari New Atlas (7/5), perusahaan pariwisata tersebut berencana meluncurkan sepasang kapal bertenaga listrik.

Selain tidak mengeluarkan emisi sama sekali, kapal bertenaga listrik itu memungkinkan para wisatawan untuk menikmati perjalanan tanpa kebisingan mesin diesel dan kepulan asap knalpot yang menganggu.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Peneliti temukan solusi baterai lithium yang lebih ringan

Sepeda hidrogen asal Perancis punya daya tempuh hingga 150 km

Penerbangan AS-London harus mendarat darurat gara-gara powerbank


Kapal tersebut kini sedang dibangun di negara bagian Wisconsin dan digadang-gadang sebagai kapal penumpang bertenaga listrik pertama yang dibangun di Amerika Serikat. Melakukan pengisian ulang di darat, baterai lithium-ion yang terpasang dilklaim mampu terisi sebanyak 80 persen hanya dalam tujuh menit. Hal ini memungkinkan waktu penyelesaian yang cepat sehingga wisatawan tidak harus lama menunggu.

“Masuk akal bagi Maid of the Mist menjadi pemimpin dunia dengan penerapan teknologi hijau ini. Kapal-kapal baru akan membawa para tamu kami ke pengkalan Air Terjun Niagara, salah satu sumber tenaga hidroelektrik bersih terbesar di dunia,” kata Maid of the Mist President, Christopker M. Glynn.

Kapal tersebut sedang dibangun dalam modul, yang akan diangkut ke fasilitas Air Terjun Niagara untuk perakitan pada akhir bulan ini. Kapal listrik ini diharapkan mulai beroperasi pada bulan September, di mana mereka akan mengganti dua kapal tua yang dibangun pada tahun sekitar 30 tahun lalu.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: