Wearable ini bisa ciptakan musik sesuai gerakan kamu

Wearable Mictic sepintas terlihat mirip Fitbit, dan saat dikenakan di pergelangan tangan ia mengembalikan data akselerometer multi-akses.

Wearable ini bisa ciptakan musik sesuai gerakan kamu Source: Mictic

Sebuah perusahaan rintisan (startup) asal Swiss, Mictic, baru saja mengenalkan produkĀ wearable yang mengandalkan sensor agar dapat menghasilkan musik yang cocok untuk gerakan tubuh pengguna. Wearable berukuran ringkas ini terhubung ke ponsel melalui Bluetooth. Dilansir dari New Atlas (31/7), Mictic Body Instrumen diklaim dapat membuat soundtrack khusus untuk gerakan saat kamu menari.

Wearable Mictic sepintas terlihat mirip Fitbit, dan saat dikenakan di pergelangan tangan ia mengembalikan data akselerometer multi-akses. Kemudian menggunakan aplikasi iOS atau Android untuk membuat beberapa suara yang cocok untuk diputar. Dalam salah satu mode, Mictic membuat suara bising agar memberikan kamu efek tarian robot. Mode kedua menampilkan instrumen drum dan bass untuk mencocokkan gerakan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Mata buatan ini lebih canggih dari mata asli

Casio G-Shock Mudmaster GG-B100 punya empat sensor

Medali Olimpiade Tokyo 2020 dibuat dari logam daur ulang gadget


Dalam mode ketiga, wearable itu memungkinkan kamu memainkan semacam alat musik piano dan drum, menyodorkan improvisasi jazzy di sekitarnya, sambil menghasilkan nada yang cocok. Mode terakhir memungkinkan kamu duduk di kursi dan bertindak seperti memainkan alat musik cello dan mencoba mendeteksi apa yang kamu mainkan dan mereplikasi suara cello.

Mictic adalah salah satu dari serangkaian perangkat baru yang bertujuan untuk mendemonstrasikan musik dengan melenyapkan seluruh hambatan serta membuat suara musik keren. Tetapi mungkin kamu akan kesulitan untuk mereplikasi atau memutar lagu tertentu menggunakan teknologi.

Meski demikian, sepertinya ini akan menjadi perangkat yang menyenangkan untuk bereksperimen. Wearable ini sudah dapat dipesan di muka (pre-order) dengan harga USD99 (Rp1,4 juta). Jadwal pengirimannya akan terjadi pada tahun 2020.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: