Twitter tak sengaja gunakan data pengguna demi iklan

Twitter menyatakan pihaknya kemungkinan menggunakan data untuk iklan yang dipersonalisasikan tanpa izin pengguna.

Twitter tak sengaja gunakan data pengguna demi iklan (Foto: Boostability)

Twitter menyatakan pihaknya kemungkinan menggunakan data untuk iklan yang dipersonalisasikan tanpa izin pengguna. Hal ini terjadi karena masalah pada pengaturan situs web Twitter. 

Perusahaan menyatakan baru-baru ini menemukan masalah tersebut kemudian segera memperbaikinya. Sayangnya Twitter belum menentukan pengguna mana saja yang terdampak masalah itu. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Twitter hentikan fitur melalui SMS untuk sementara waktu

Metode sederhana di balik peretasan akun Twitter Jack Dorsey

Akun CEO Twitter, Jack Dorsey berhasil diretas


Data pengguna sendiri memang merupakan alat yang ampuh untuk digunakan perusahaan saat menentukan penempatan iklan, kontan yang ditampilkan, hingga pemilahan konsumen mana yang kemungkinan tertarik dengan produk tertentu. Sejumlah masalah penggunaan data pengguna kemudian mengantarkan beberapa perusahaan teknologi di bawah pengawasan regulator.

Menurut Twitter, data yang kemungkinan telah digunakan termasuk kode negara seseorang, detail keterlibatan mereka dengan iklan, serta kesimpulan yang dibuat tentang perangkat yang mereka gunakan. 

"Anda percaya kepada kami untuk mengikuti pilihan Anda, dan kami telah gagal dalam hal ini," kata Twitter di situsnya sembari meminta maaf dan memastikan perusahaan akan mengambil upaya agar kesalahan tak terulang kembali.

Akibat masalah-masalah itu, Twitter mampu berbagi data pengguna dengan mitra iklannya. Perusahaan juga bisa menampilkan iklan berdasarkan informasi yang dikumpulkan tanpa seizin pengguna.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: