sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id advo
Jumat, 14 Jan 2022 09:35 WIB

Twitter Spaces kini bisa direkam pengguna Android

Fitur rekaman pada Spaces sebelumnya hanya tersedia untuk pengguna iOS, dan kini diluncurkan untuk seluruh pengguna Android.

Twitter Spaces kini bisa direkam pengguna Android

Twitter mengumumkan ke seluruh pengguna iOS maupun Android, bahwa kini aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk merekam Spaces. Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia untuk pengguna iOS, ketika Twitter pertama kali meluncurkannya pada Oktober 2021. Host yang menggunakan Spaces versi iOS dapat merekam percakapan selama di ruangan dan membagikannya kepada audiens.

Menurut tweet dari Twitter resmi Spaces, seluruh Host sekarang dapat merekam Space. Host dapat mengaktifkan rekaman dengan mengklik tombol “Record space” sebelum memulai sesi. Dengan merekam Space, maka percakapan di dalam ruangan dapat diputar ulang selama 30 hari setelah Space berakhir. 

Host juga dapat menghapus rekaman kapan saja, namun Twitter akan menyimpan dokumen audio hingga 120 hari untuk memverifikasi laporan apabila ada pelanggaran dalam room. Room yang sedang direkam akan menunjukkan ikon “Rec” di bagian atas.

Fitur ini membantu konten kreator atau pengguna lainnya yang ingin menyelenggarakan acara atau rapat secara rutin di Spaces. Ini juga membantu Twitter untuk bersaing dengan aplikasi berbasis audio lainnya, yakni Clubhouse yang juga memiliki fitur rekaman. 

Terlepas dari peran Spaces sebagai fitur kebutuhan pokok pengguna Twitter, fitur ini masih menghadapi banyak hambatan. Belum lama ini, pengguna Spaces melaporkan konten berbahaya dengan judul rasis di feed mereka, dikutip dari Techcrunch (14/1). Tidak hanya Spaces, Clubhouse juga dilaporkan menghadapi masalah yang sama dan sedang berjuang dengan memoderasi konten kebencian.

“Kami sedang mengeksplorasi deteksi yang lebih proaktif dan bekerja untuk mengevaluasi dan mengembangkan opsi moderasi baru,” kata juru bicara Twitter dikutip dari TechCrunch. “Spaces adalah produk berulang dan karena semakin banyak orang menggunakannya, kami akan terus belajar, mendengarkan dengan seksama, dan melakukan peningkatan berdasarkan umpan balik.”

Share
×
tekid
back to top