Toyota siap berbagi teknologi hibrida

Paten yang berjumlah 23.740 tersebut mencakup sel bahan bakar, motor listrik, unit kontrol daya (power control unit/PCU), kontrol sistem, transaxle dan charger.

Toyota siap berbagi teknologi hibrida Source: Pexels

Bisa dibilang Toyota merupakan pemimpin dalam hal teknologi mobil hibrida. Hal ini karena mereka telah memiliki lebih dari 80 persen pasar kendaraan hibrida. Dilansir dari Engadget (4/4), perusahaan asal Jepang tersebut tidak akan menyimpan apa yang mereka miliki sendiri, karena mereka mengumumkan akan membagikan hampir 24.000 paten kepada pabrikan otomotif lain. Ini adalah upaya untuk mempromosikan kendaraan listrik di seluruh dunia dan memerangi emisi global.

Paten yang berjumlah 23.740 tersebut mencakup sel bahan bakar, motor listrik, unit kontrol daya (power control unit/PCU), kontrol sistem, transaxle dan charger. Toyota akan segera mulai membagikan informasi hak milik dan akan terus melakukannya hingga tahun 2030. Mereka juga akan memberikan dukungan teknis berbasis biaya kepada produsen yang menggunakan motor listrik, baterai, PCU, unit kontrol listrik dan teknologi elektrifikasinya.


BACA JUGA

Honda punya mobil listrik modular

Mobil listrik Toyota siap ramaikan gelaran Olimpiade

Mobil listrik Lotus hanya perlu 9 menit untuk isi penuh baterai


Ini juga bisa menjadi upaya untuk mendorong teknologi hibrida karena industri mengalihkan fokusnya ke mobil dan truk yang sepenuhnya listrik. Hibrida menyumbang tiga persen dari semua kendaraan yang terjual secara global, dan kendaraan listrik mencapai 1,5 persen. Tesla mengambil pendekatan serupa pada tahun 2014, ketika berbagi paten Supercharger demi meningkatkan adopsi mobil listrik.

Kendaraan hibrida sendiri adalah kendaraan yang menggunakan dua atau lebih jenis daya, seperti mesin pembakaran internal untuk menggerakkan generator, yang kemudian memberi daya motor listrik. Misalnya kereta diesel listrik menggunakan mesin diesel untuk menggerakan generator, dan kapal selam yang menggunakan mesin diesel saat di permukaan, dan menggunakan baterai saat menyelam.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: