sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
Minggu, 03 Mei 2020 12:50 WIB

91 juta akun diretas, Tokopedia pastikan data transaksi pengguna aman

Tokopedia memberikan update dari hasil investigasi tim internal mereka, bahwa data pembayaran pada platformnya aman.

91 juta akun diretas, Tokopedia pastikan data transaksi pengguna aman

Tokopedia mendadak ramai diperbincangkan sejak kemarin. Namun, bukan karena promosi yang dilakukan situs belanja online tersebut, melainkan munculnya sebuah kabar mengejutkan di mana adanya pelanggaran data penggunanya.

Kabar ini bermula dari platform Twitter, seorang pengguna membagikan beberapa tangkapan gambar yang menampilkan data-data pengguna Tokopedia yang berhasil didapatkan peretas. Termasuk hash kata sandi, nama pengguna dan beberapa informasi sensitif lainnya.

Awalnya data angka yang berhasil diretas berjumlah 15 juta pengguna, jelas angka yang sangat besar. Namun, belum sempat banyak berkomentar, Tokopedia kembali harus menerima pukulan ketika pengguna (informan) yang sama kembali membagikan cuitan terbaru dini hari tadi. Di mana hacker yang berhasil meretas data pengguna tersebut berniat menjual seluruh data yang ia miliki yang berjumlah 91 juta data.

Terkait hal tersebut, Tokopedia melalui Nuraini Razak selaku VP of Corporate Communicaions sudah memberikan tanggapannya. "Kami selalu berupaya menjaga kerahasiaan data pengguna karena bisnis Tokopedia adalah bisnis kepercayaan. Keamanan data pengguna merupakan prioritas utama Tokopedia. Berkaitan dengan isu yang beredar, kami menemukan adanya upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia, namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti password, tetap berhasil terlindungi," kata Nuraini kepada Tek.id.

Meski begitu kekhawatiran pengguna tidak serta merta bisa diredam. Hal ini dapat dilihat dari cuitan unek-unek pada laman Twitter yang berimbas pada masuknya Tokopedia pada laman trending Twitter.

Lebih lanjut, Tokopedia kembali mengeluarkan pernyataan. “Tokopedia memastikan tidak adanya bocoran data pembayaran pada platformnya. Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit, dan OVO tetap terjaga keamanannya,” ujar Nuraini Razak.

Tokopedia saat ini masih terus melakukan investigasi. Mereka juga menganjurkan pengguna untuk mengganti password akun secara berkala demi menjaga keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan layanannya.

Share
back to top