Temukan celah keamanan, peretas dapat Tesla Model 3

Pabrikan mobil tersebut membuat Model 3 untuk para peretas agar mereka dapat menemukan dan mengeksploitasi kerentanan dalam sistem kendaraan listrik ini.

Temukan celah keamanan, peretas dapat Tesla Model 3 Source: Electrek

Sekelompok peretas berhasil meretas sistem Model 3 sebagai bagian dari kompetisi peretasan. Karena keberhasilannya tersebut, Tesla menghadiahkan para peretas ini dengan memberikan mobil tersebut. Dilansir dari Electrek (23/3), Tesla adalah pabrikan otomotif pertama yang berpartisipasi dalam acara peretasan Pwn20wn, yang diselenggarakan oleh Zero Micro Initiative (ZDI).

Pabrikan mobil tersebut membuat Model 3 untuk para peretas agar mereka dapat menemukan dan mengeksploitasi kerentanan dalam sistem kendaraan listrik ini. Acara ini dihelat di Vancouver pekan ini dan salah satu tim peretas berhasil menemukan celah keamanan di hari terakhir kompetisi.


BACA JUGA

Taksi listrik Blue Bird buka peluang Tesla masuk Indonesia

Hanya satu di dunia, VW Bug berbaterai Tesla

KIA kenalkan mobil listrik dengan dasbor layar sentuh


Amat Cama dan Richard Zhu dari tim Fluoroacetate menargetkan sistem infotainment pada Tesla Model 3 dan menggunakan sebuah render bug JIT untuk mengelola kontrol sistem. Karena berhasil mengungkap kerentanan software-nya, Tesla memberi mereka Model 3 sebagai hadiah. Mobil ini menambah beberapa hadiah yang dimenangkan oleh tim Fluoroacetate selama kompetisi.

Selama 4 tahun terakhir, Tesla telah menjalankan program bug dan menurut sumber yang mengetahui upaya tersebut, perusahaan telah memberikan hadiah ratusan ribu dolar kepada peretas yang mengekspos kerentanan sistemnya.

“Kami mengembangkan mobil dengan standar keamanan tertinggi dalam segala hal, dan pekerjaan kami dengan komunitas riset keamanan sangat beharga bagi kami. Sejak meluncurkan program bug bounty pada tahun 2014 – pertama kali memasukkan kendaraan konsumen yang terhubung – kami terus meningkatkan investasi ke dalam kemitraan dengan peneliti keamanan demi memastikan bahwa semua pemilik Tesla senantiasa mendapat menfaat dari pikiran yang paling cerdas di masyarakat.

Kami berharap dapat mempelajari, dan memberikan penghargaan, pekerjaan hebat di Pwn2Own sehingga kami dapat terus meningkatkan produk dan pendekatan kami untuk merancang sistem yang secara inheren aman,” kata Vice President of Vehicle Software Tesla, David Lau.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: