Teknologi buatan Harvard tampilkan pengelihatan udang

Berbeda dengan kamera polarisasi besar yang digunakan saat ini, kamera tersebut memiliki ukuran hanya sebesar ibu jari.

Teknologi buatan Harvard tampilkan pengelihatan udang Source: Harvard via Engadget

Hewan seperti udang dan serangga yang dapat melihat cahaya terpolarisasi, menjalani hidup di dunia dengan cara yang sangat berbeda. Satu-satunya cara agar kita dapat melihat dunia terpolarisasi adalah melalui perangkat seperti kamera, tetapi kamera polarisasi memiliki ukuran besar dan mahal. Dilansir dari Engadget (12/7), ilmuwan dari Harvard berhasil mengembangkan kamera portabel yang dapat mempolarisasi pemandangan.’

“Polarisasi adalah fitur cahaya yang diubah pada pantulan dari permukaan. Berdasarkan perubahan itu, polarisasi dapat membantu kita dalam rekonstruksi 3D suatu objek, untuk memperkirakan kedalaman, tekstur dan bentuknya, dan untuk membedakan objek buatan manusia dari yang alami, meskipun bentuk dan warnanya sama,” kata salah satu penulis studi ini, Paul Chevalier.


BACA JUGA

Teknologi tangan tiruan ini lebih mudah digunakan serta berakurasi tinggi

Ilmuwan berhasil tangkap gerakan atom 4D

Nasa sudah pasang lengan robot pada wahana Mars 2020


Berbeda dengan kamera polarisasi besar yang digunakan saat ini, kamera polarisari yang diciptakan para peneliti di Harvard John A. Paulson School of Engineering and Applied Sciences (SEAS) memiliki ukuran hanya sebesar ibu jari. Para peneliti menggunakan skala nano untuk mendesain perangkat kecil dan cukup rumit untuk dimasukkan ke dalam sistem pencitraan yang ada, seperti kamera di dalam ponsel.

Mereka yakin kamera ini dapat digunakan pada kendaraan otonom untuk memperbaiki sistem pendeteksi benda-benda di jalanan. Ini juga dapat digunakan untuk mendeteksi objek yang disamarkan atau untuk membedakan antara struktur buatan manusia dan alam. Sederhananya, mereka percaya penelitiannya dapat mengubah permainan, dan kamera yang diciptakannya memungkinkan adopsi pencitraan polarisasi secara luas.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: