Tak menyerah, Snapchat kembali gerek jumlah pengguna

Aplikasi media sosial milik Snap Inc tersebut dikabarkan kembali berhasil menggerek pengguna di awal 2019 ini.

Tak menyerah, Snapchat kembali gerek jumlah pengguna Snapchat (The Verge)

Snapchat kembali menunjukkan bahwa mereka ingin terus eksis sebagai salah satu media sosial populer. Hal ini ditunjukkan dengan kembali meningkatnya jumlah pengguna mereka di kuartal pertama 2019 ini.

Dalam sebuah laporan, peningkatan kuartal pertama 2019 Snapchat cukup signifikan. Pengguna harian meningkat ke angka 190 juta. Jumlah ini dikabarkan naik 2,2 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.


BACA JUGA

Kini Anda bisa mengirim Stories dari Snapchat ke Tinder

Snapchat akui sistem verifikasi umur mereka masih belum berjalan

Snap bakal rilis aplikasi Snapchat terbaru akhir 2019


Hal ini memang bukan pertumbuhan yang sangat besar. Tapi mengingat bahwa perusahaan memiliki 191 juta pengguna aktif harian satu tahun yang lalu, perusahaan ini akan mengambil setiap pertumbuhan yang dilihatnya.

Pertumbuhan inipun dikarenakan banyak hal. Salah satunya adalah pengembangan aplikasi Android dengan ditambahnya juga fitur-fitur unik dalam aplikasi tersebut. Ternyata, hal ini merupakan faktor penentu meningkatnya jumlah pengguna mereka.

CEO Snapchat, Evan Spiegel mengatakan bahwa peningkatan kinerja dan retensi pengguna baru akan membutuhkan waktu untuk berkembang dan berdampak signifikan pada kami. “Jadi untuk sementara ini kami akan terus memberikan pembaruan di aplikasi Android,” kata Evan, seperti dikutip dari laman Engadget (24/4/2019).

Di sisi keuangan, mereka dikabarkan mendapatkan pendapatan sebesar USD320 juta (sekira Rp4,5 triliun) atau meningkat 39 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Meskipun begitu, hasil ini masih membuat Snap berada di garis merah, alias masih merugi.

Mereka juga mengatakan, pengguna mereka saat ini adalah mereka yang berusia di rentang usia 13 hingga 34 tahun di Amerika. Mereka mengatakan bahwa mereka menjangkau 75 persen dari kelompok usia tersebut.

Kedepannya, mereka berharap akan terus melihat peningkatan pengguna mengingat mereka menggulirkan beberapa fitur baru, seperti dukungan gim di Snapchat dan lebih banyak film pendek original, serta adanya kemitraan dengan Tinder.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: