sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
Selasa, 26 Jan 2021 15:25 WIB

Tagar di Twitter trending usai dibajak fans K-pop

Tagar ImpeachBidenNow di Twitter menjadi trending setelah dibajak oleh penggemar K-pop yang membuat meme terkait dengan foto idola favoritnya.

Tagar di Twitter trending usai dibajak fans K-pop
Source: via Twitter

Beberapa hari terakhir, media sosial Twitter diramaikan oleh tagar #ImpeachBidenNow. Tagar ini awalnya berisi cuitan para demonstran yang ingin memakzulkan Presiden Amerika Serikat yang baru saja menjabat itu karena diduga menyalahgunakan kekuasaan. Sayangnya, para pengguna tagar tersebut dikalahkan dengan penggemar K-pop yang membajak tagar tersebut.

ImpeachBidenNow merupakan tagar yang diinisiasi oleh anggota Kongres Georgia Marjorie Taylor Greene. Ia membuat tagar setelah mengajukan pemakzulan terhadap Biden pada 21 Januari, sehari setelah Presiden AS itu menjabat. Tidak lama kemudian, tagar tersebut menjadi viral, namun bukan berisi hal yang menjadi tujuan awal.

Tagar tersebut justru dipenuhi oleh tweet berisi meme dan konten dari para penggemar K-pop. Banyak dari mereka menggunakan foto idol favoritnya untuk membuat meme antara penggemar K-pop dan pendukung Trump.

“Saya sangat bingung mengapa #ImpeachBidenNow menjadi tren, lalu Saya menekan tagar dan melihat semua penggemar K-pop ini membajak tagar tersebut. Aku bersumpah, penggemar setia K-pop adalah sesuatu yang lain,” kata salah satu pengguna Twitter yang takjub akan fenomena tersebut.

Gelombang musik Korea memang sangat besar apalagi di Twitter, yang menjadi lapak para penggemar untuk fangirling. Dalam kejadian ini, dapat dismpulkan bahwa massa pendukung Trump dapat dikalahkan oleh massa penggemar K-pop.

Bukan pertama kalinya, penggemar K-pop sudah memiliki sejarah pembajakan tagar yang terkait dengan masalah keadilan politik dan sosial di AS. Cuitan mereka sering kali membanjiri topik dan membuatnya tidak berguna bagi orang-orang yang ingin menggunakan tagar untuk tujuan informatif.

Meski demikian, pembajakan ini juga memiliki sisi positif, yakni dapat membantu mengabadikan pesan, terutama pesan rasis yang akhirnya menjadi tren lebih lama dan menjadi bagian dari siklus berita. Dengan kata lain, sebuah topik yang dianggap penting, dapat dengan mudah diangkat berkat bantuan meme dan konten sindiran oleh fans K-pop.

 

Share
×
tekid
back to top