Status WhatsApp kini bisa dibagikan ke Instagram dan Gmail

Kini pengguna yang mengikuti program beta, bisa menikmati opsi baru yang ditempatkan tepat di bawah status WhatsApp mereka.

Status WhatsApp kini bisa dibagikan ke Instagram dan Gmail (Foto: The Verge)

WhatsApp tengah menguji ide untuk membiarkan penggunanya membagikan posting-an dari status WhatsApp mereka dengan aplikasi yang lain. Kini pengguna yang mengikuti program beta, bisa menikmati opsi baru tepat di bawah status WhatsApp mereka yang bisa dimanfaatkan untuk mem-posting status ke stories di Facebook mereka atau mengirimkannya ke aplikasi lain seperti Instagram, Gmail atau Google Photo.

Sebagaimana diketahui WhatsApp Status merupakan fitur yang serupa dengan Instagram Stories. Fitur ini memungkinkan pengguna mem-posting gambar, teks dan video di profil dan akan hilang setelah dipublikasikan dalam 24 jam. 


berita tentang tek.id

BACA JUGA

WhatsApp dukung kunci via sidik jari, ini cara gunakannya

Peretas bisa cegat dan ubah pesan WhatsApp

WhatsApp bakal hadirkan fitur mirip Boomerang Instagram


Namun pengguna tak akan mendapatkan opsi untuk membagikan status WahstApp secara otomatis ke layanan lain. Perusahaan mengatakan pihaknya ingin keputusan itu berada di pengguna sepenuhnya. 

Dilansir The Verge (27/6), meski ada tautan langsung untuk membagikan status WhatsApp ke Facebook, data ditransfer antar aplikasi di perangkat. Bahkan meskipun pengguna membagikannya ke layanan milik Facebook yang lain seperti Instagram, WhatsApp mengatakan kedua posting-an akan menjadi peristiwa terpisah dalam sistem Facebook dan tidak ditautkan.

WhatsApp memang harus berhati-hati dalam menciptakan kesan berbagi data dengan Facebook mengingat citra Facebook yang cukup buruk terkait praktik berbagi data. Saat Facebook mengakuisisi WhatsApp di 2014, WhatsApp berjanji tak akan membagikan data pengguna dengan Facebook dan menyatakan aplikasinya akan berfungsi secara mandiri.

Praktik itu kemudian berubah pada 2016 ketika perusahaan mengatakan akan mulai berbagi data pengguna dengan Facebook. Sejak saat itu, Facebook diperingatkan regulator Prancis dan Jerman untuk menghentikan praktik tersebut. Di 2017, raksasa media sosial itu juga didenda oleh Komisi Eropa senilai USD122 juta karena menyesatkan regulator terkait sejauh mana Facebook menautkan akun sebelum akuisisi.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: