sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id realme
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id samsung
Selasa, 08 Feb 2022 17:10 WIB

Sosok kontroversial Meta, Peter Thiel hengkang dari perusahaan

Setelah 16 tahun berada di perusahaan, Peter Thiel yang merupakan pendukung Donald Trump hengkang dari Meta.

Sosok kontroversial Meta, Peter Thiel hengkang dari perusahaan

Meta kembali kehilangan salah satu sosok investor Facebook paling awal. Kali ini, giliran sosok kontroverisal dari perusahaan tersebut, Peter Thiel yang meninggalkan perusahaan setelah lebih dari satu setengah dekade bersama dengan perusahaan.

Seperti diketahui, Thiel saat ini menjabat sebagai salah satu dewan di Meta. Dia telah menjadi bagian dari Facebook selama 16 tahun, dan merupakan salah satu investor dari perusahaan tersebut.

Hal ini diumumkan langsung oleh Mark Zuckerberg. Dia mengumumkan bahwa Peter akan meninggalkan perusahaan tersebut dalam waktu dekat ini.

“Peter telah menjadi anggota dewan kami yang berharga dan saya sangat berterima kasih atas semua yang telah dia lakukan untuk perusahaan kami, mulai dari mempercayai kami ketika hanya sedikit orang yang mau, hingga mengajari saya banyak pelajaran tentang bisnis, ekonomi, dan dunia,” kata pria yang akrab dipanggil Zuck, dikutip dari laman Engadget (8/2).

“Peter benar-benar seorang pemikir orisinal yang dapat membawa masalah tersulit Anda dan mendapatkan saran unik."

Dia telah menjadi penasihat Zuck sejak awal berdirinya Facebook. Dia bergabung dengan dewan perusahaan platform media sosial asal Amerika tersebut pada tahun 2005 setelah menginvestasikan USD500.000 atau sekitar Rp7,18 miliar.

Peter sendiri diketahui telah sukses mendirikan PayPal, disusul dengan membangun Palantir Technologies, sebuah perusahaan data mining dan analitik rahasia yang memiliki kontrak dengan banyak lembaga pemerintah.

Perusahaan modal ventura Peter, Founders Fund, juga merupakan investor di startup milik pendiri Oculus Palmer Luckey. Namun, dia juga memiliki beberapa kontroversi yang tidak dapat diabaikan.

Dia disebut pernah mendanai gugatan jutaan dolar yang mengakibatkan kebangkrutan Gawker Media pada 2016. Yang paling kontroversial bagi Facebook dan Zuckerberg, Peter adalah pendukung awal Trump, dan menghadiri makan malam Gedung Putih pada tahun 2019 ketika Zuckerberg dilaporkan "mencapai kesepahaman" dengan tim presiden bahwa Facebook tidak akan memeriksa fakta presiden. 

Kritikus telah lama mempertanyakan posisi Peter di dewan direksi Meta, mengingat hubungan dekatnya dengan Trump, tetapi Zuckerberg selalu membelanya. Pada tahun 2016, Zuckerberg memberitahu karyawan bahwa ini adalah masalah "keragaman" dan tentang "membela hak orang-orang dengan sudut pandang berbeda.

Share
×
tekid
back to top