Sony tunjuk Jim Ryan jadi CEO Sony Interactive Entertainment

Jim Ryan akan menggantikan posisi CEO Sony Interactive Entertainment saat ini, yakni John Kodera mulai 1 April mendatang.

Sony tunjuk Jim Ryan jadi CEO Sony Interactive Entertainment PlayStation 4 (Engadget)

Sony baru-baru ini mengumumkan adanya pergantian pimpinan di divisi entertainment mereka. Kali ini, mereka akan mengganti CEO divisi Sony Interactive Entertainment yang membawahi beberapa lini gaming mereka.

Dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari laman Wccftech (13/2), Jim Ryan akan memegang kendali CEO dari divisi tersebut. Dia akan mulai menjalankan tugas pada 1 April mendatang.


BACA JUGA

Sony rilis Walkman dan Headphone Kingdom Hearts 3

Pengembang gim sudah mengembangkan gim untuk PS5

Sony gagal pamerkan film terbarunya di CinemaCon


Hal ini mengharuskan CEO saat ini, John Kodera, mundur dari jabatan tersebut. Uniknya, keduanya hanya akan bertukar posisi. Ya, Ryan sebelumnya merupakan Wakil presiden Sony Interactive Entertainment.

Pihak Sony mengatakan, pertukaran posisi ini merupakan sebuah langkah yang cukup penting. Dia ingin Kodera untuk fokus pada 'pengalaman pengguna yang inovatif' dan memperluas area jaringan secara keseluruhan.

“Bisnis Layanan Game & Jaringan kami telah berkembang menjadi bisnis terbesar Sony Group dalam hal penjualan dan pendapatan operasional. Berdasarkan diskusi yang luas dengan John, saya telah memutuskan untuk mengubah struktur manajemen Sony Interactive Entertainment untuk memastikan evolusi berkelanjutan platform PlayStation dan pertumbuhan lebih lanjut dari area jaringan,” kata CEO Sony Kenichiro Yoshida.

Di sisi lain, Kodera pun memberikan tanggapannya terhadap pertukaran posisi ini. “Saya telah berdiskusi dengan Yoshida tentang perlunya mengarahkan SIE ke fase berikutnya. Jim akan memimpin manajemen keseluruhan Sony Interactive Entertainment,” ujarnya.

Terakhir, Ryan pun memberikan tanggapannya. Dia merasa tersanjung dengan keputusan yang diambil oleh para petinggi Sony.

“Merupakan kehormatan besar untuk diminta berperan sebagai Presiden dan CEO Sony Interactive Entertainment. Saya berharap dapat memanfaatkan pengalaman itu dengan baik dalam memperkuat fondasi bisnis Game & Network Service,” katanya.

Sekadar informasi, Ryan sebelumnya telah membuat beberapa pernyataan kontroversial saat menjabat di posisinya saat ini. Pada tahun 2017, ia menyatakan bahwa kompatibilitas dukungan gim ke belakang sebenarnya tidak banyak digunakan.

Pernyataan ini kemudian menjadikan polemik di antara penggemar PlayStation yang tentu ingin bermain gim dari konsol PlayStation generasi sebelumnya.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: