Sony Sensor 3D bakal saingi Face ID milik Apple

Cara kerja sensor 3D milik Sony dengan menggunakan penyebaran sinar laser seperti halnya sonar pada kelelawar.

Sony Sensor 3D bakal saingi Face ID milik Apple Ilustrasi: Pexels

Selain dikenal sebagai produsen televisi dan home theater, Sony juga unggul pada industri sensor gambar. Baik sensor untuk smartphone maupun kamera profesional. Dilansir dari The Verge (2/1), Sony ingin memposisikan dirinya sebagai pemasok utama untuk chip pemroses baru lengkap dengan sensor 3D.

Kepada Bloomberg Sony mengatakan berencana untuk merampungkan produksi chip dengan kemampuan 3D untuk kamera depan dan belakang pada akhir musim panas. Hal ini dilatarbelakangi permintaan dari beberapa produsen smartphone. Aspek yang paling menarik dari teknologi anyar ini adalah fitur identifikasi wajah yang lebih baik ketimbang yang sudah ada saat ini.


BACA JUGA

Sony punya dua kamera andalan baru di Indonesia

Tagar #SaveSpiderMan trending di Twitter

Sony bakal perkenalkan PlayStation 5 awal 2020 mendatang


Fitur Face ID pertama kali dikenalkan Apple pada iPhone X. Fitur yang dikembangkan Apple ini bekerja dengan memproyeksikan titik-titik pada wajah sehingga membentuk ruang 3D. Sedangkan sensor 3D milik Sony diinformasikan menyebarkan sinar laser seperti halnya sonar pada kelelawar. Cara ini menciptakan peta kedalaman lingkungannya dengan mengukur waktu yang diperlukan laser untuk memantul kembali.

Sony Sensor Division, Satoshi Yoshihara, berpendapat kemampuan sensor 3D Sony mampu menghasilkan model wajah pengguna lebih mendetil. Selain itu, teknologi tersebut mampu bekerja hingga jarak 5 meter.

Hardware pencitraan secara umum berkaitan dengan fotografi dan videografi, tetapi sensor kedalaman dari jenis yang sedang dibicarakan Sony untuk tahun 2019 menjadi semakin penting. Salah satu raksasa elektronik asal Jepang itu mangakuisisi perusahaan asal Belgia bernama SoftKinetic beberapa tahun lalu, yang kemudian diganti nama menjadi Sony Depthsensing.

Dalam konteks perangkat mobile, tentu saja ada ruang untuk meningkatkan metode face unlock. Jenis yang paling mendasar, seperti yang ada di OnePlus 6T, menggunakan kamera depan untuk mendeteksi wajah pengguna. Jika ingin menggunakannya di ruangan gelap, pengguna harus menyalakan lampu flash LED depan agar wajah dapat terdeteksi.

Face ID Apple dan smartphone flagship Android menggunakan beberapa komponen yang ada di bagian atas perangkat. Sensor 3D Sony dikatakan akan berperforma lebih baik jika memiliki akurasi seperti Face ID serta memiliki komponen lebih sederhana dibandingkan dengan milik Apple tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: