Sony masih berkomitmen pada bisnis smartphone-nya

Sony masih berkomitmen untuk membuat smartphone, tapi hanya akan menjualnya di empat pasar ke depan.

Sony masih berkomitmen pada bisnis smartphone-nya Source: TechRadar

Bisnis smartphone Sony Xperia telah mengalami kerugian cukup lama, dan terdapat desas-desus bahwa perusahaan ingin menyerah pada bisnis smartphone-nya. Kini Sony telah menegaskan kembali komitmennya untuk membuat smartphone, tapi hanya akan menjualnya di empat pasar ke depan.

Dilansir dari Ubergizmo (22/5), Sony mengkonfirmasi bahwa akan berfokus pada empat pasar termasuk Hong Kong, Eropa, Jepang, dan Taiwan. Jadi wilayah seperti Australia dan Timur Tengah tidak akan lagi menerima banyak perhatian dari perusahaan ini.


BACA JUGA

The Last of Us 2 kemungkinan rilis 2020 mendatang

Sony akan tutup pabrik distribusi cakram Blu-ray di Inggris

Playstation 5, bakal bersaing di ranah game streaming


CEO Sony Kenichiro Yoshida juga mengatakan bahwa bisnis smartphone Xperia menjadi bagian penting dari identitas Sony yang berfokus pada hiburan. "Kami melihat smartphone sebagai hardware untuk hiburan dan komponen yang diperlukan untuk membuat merek hardware kami berkelanjutan. Generasi muda kini tidak lagi menonton TV, sehingga titik sentuh pertama mereka adalah smartphone," kata Kenichiro Yoshida.

Meskipun demikian, Sony masih cukup jauh dari developer lain dalam industri smartphone. Diketahui Sony hanya mengirim 6,5 juta unit pada keuangan tahunan terakhir dan mengalami kerugian hampir USD900 juta. Selain itu, Sony juga telah mengakhiri produksi pada pabrik di Cina, mengurangi ketergantungannya pada desain outsourcing di Jepang dan mengubah struktur manajemen perusahaannya.

Tampaknya kita masih harus menunggu untuk melihat apakah fokus baru untuk bisnis smartphone ini akan mencapai hasil yang diinginkan Sony.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: