Sony lebur divisi smartphone dengan divisi TV, audio, dan kamera

Dengan melebur beberapa divisi ini, Sony berharap dapat menambah pemasukan mereka yang kini didominasi oleh divisi gim.

Sony lebur divisi smartphone dengan divisi TV, audio, dan kamera Smartphone Sony (Wccftech)

Sony baru-baru ini membuat sebuah pernyataan yang sangat mengejutkan. Mereka mengatakan, mereka akan melakukan peleburan beberapa divisi besar mereka ke sebuah divisi baru bernama Electronics Products and Solutions.

Mereka mengatakan, ada total empat divisi yang mereka lebur menjadi satu. Tiga diantaranya adalah TV, audio, dan kamera. Ketiga divisi ini pun dianggap masuk akal untuk masuk ke dalam satu divisi.


BACA JUGA

Sony punya paten layar fleksibel yang dilengkapi sensor

Sony punya hub USB tercepat dengan dukungan HDMI untuk kreator

Sony akan buat smartphone dengan layar gulung


Yang aneh, mereka pun memasukkan divisi smartphone ke dalam divisi baru tersebut. Hal ini bertolak belakang dengan perusahaan lain, yang malah memisahkan divisi smartphone menjadi sebuah divisi mandiri.

"Dengan menyembunyikan kerugian terkait bisnis smartphone, mereka dapat sedikit melepas tekanan dari pemegang saham untuk menutup divisi ini," kata salah satu ahli strategi di Asymmetric Advisors PTE, Amir Anvazadeh, seperti dikutip dari laman Wccftech (28/3/2019).

Namun, saat melihat bahwa mereka telah kehilangan keuntungan di angka USD940 juta atau sekira Rp13,4 triliun selama empat kuartal terakhir dari divisi smartphone, tampaknya hal ini menjadi masuk akal. Wccftech (28/3/2910) melaporkan, hal ini dapat menjadi alasan untuk menutupi performa bisnis smartphone mereka.

Saat ini, penyokong terkuat dari bisnis Sony masih dipegang oleh bisnis gim mereka, mulai dari penjualan konsol PlayStation atau dari penjualan gim. Divisi tersebut telah berhasil menambahkan keuntungan sebesar USD317 juta atau Rp4,5 triliun YoY.

Dengan dileburnya divisi smartphone dengan divisi lainnya, Sony berharap akan ada peningkatan pendapatan mereka. “Melalui lebih banyak kerja sama di antara divisi-divisi kami, kami dapat menciptakan nilai baru dengan lebih baik memanfaatkan aset dan personel gabungan di area elektronik kami,” kata juru bicara Sony, Takashi Iida.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: