sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id advo
Jumat, 26 Nov 2021 15:46 WIB

Sony: Kekurangan chip global lebih serius dari perkiraan

Awal pekan ini, Sony mengeluarkan pemberitahuan dan permintaan maaf lain karena terpaksa menghentikan juga produksi Alpha 7 II, a6400, a6100, dan lainnya.

Sony: Kekurangan chip global lebih serius dari perkiraan

Sony mengatakan bahwa efek dari kekurangan semikonduktor “lebih serius dari yang diperkirakan.” Hal ini memaksa mereka untuk membuat keputusan mengenai kamera dan lensa apa yang dapat terus diproduksi.

Sebelum dimulai pandemi dan kekurangan chip setelahnya, Sony terus memproduksi dan menyimpan apa yang dianggap banyak orang sebagai kamera dan lensa yang sudah ketinggalan zaman. Bahkan bertahun-tahun setelah mereka digantikan oleh model yang lebih baru, perusahaan itu akan terus membuat model lawas agar tersedia untuk dibeli selama beberapa tahun.

Dilansir dari Petapixel (11/26), kekurangan chip telah memaksa Sony membuat keputusan sulit untuk menghentikan produksi kamera jenis tersebut. Awal tahun ini, perusahaan menghentikan Alpha 9 serta Alpha 7R II. Untuk Alpha 7R II, setelah terus diproduksi selama 6 tahun.

Awal pekan ini, Sony mengeluarkan pemberitahuan dan permintaan maaf lain karena terpaksa menghentikan juga produksi Alpha 7 II, a6400, a6100, mikrofon shotgun ECM-B1M, dan camcorder PXW-Z190. Secara teknis Sony menyebut penangguhan produksi sementara ini, tetapi tidak jelas apakah atau kapan akan melanjutkan pembuatan kamera itu.

Perusahaan asal Jepang itu menemukan dampak dari kekurangan suku cadang lebih serius dari yang diperkirakan, sebagaimana dilaporkan oleh Nikkei. Dan dalam upaya mengurangi pengalaman kekurangan di toko, Sony mempersempit produksi barunya.

Publikasi tersebut juga melaporkan bahwa dari 159 kamera mirrorless yang terdaftar untuk dijual di salah satu pengecer kamera utama di Jepang awal pekan ini, 67% ditampilkan sebagai “stok sedikit” sementara 13% terdaftar sebagai “stok habis.” Sentimen yang sama terbawa ke Amerika Serikat, di mana beberapa kamera dan lensa baru tersedia untuk dibeli, tetapi banyak yang dipesan di awal.

Sementara pasar kamera digital telah bangkit kembali sejak penurunan tajam pada tahun 2020, kurangnya ketersediaan produk telah membatasi pemulihan penuh. Oleh karena itu, industri kamera merasa terjebak karena permintaan ada, tetapi produknya tidak ada.

Share
×
tekid
back to top