Sony batal menutup toko digital PS3 dan PS Vita
Sony mengungkapkan kesalahan mereka untuk menutup toko digital untuk PlayStation 3 dan PS Vita pada musim panas ini, namun toko digital PSP akan tetap ditutup pada 2 Juli mendatang.
Credit : The Verge
Beberapa minggu lalu Sony mengungkapkan bahwa akan menghentikan dukungan terhadap etalase digital untuk PlayStation 3, PlayStation Portable, dan PlayStation Vita dalam waktu dekat ini. Tentu saja, ini merupakan sebuah kabar yang mengejutkan bagi para penggemar mereka.
Namun, dalam sebuah pernyataan terbaru, presiden dan CEO Sony Interactive Entertainment, Jim Ryan, mengatakan bahwa mereka menyadari kesalahan mereka terkait dengan pernyataan tersebut. Tampaknya, mereka akan menarik keputusan untuk menutup toko digital di platform tersebut.
Dia mengatakan bahwa akan menunda penutupan toko digital untuk beberapa platform tersebut. Dia mengatakan bahwa para pengguna PlayStation 3 dan PlayStation Vita akan tetap dapat menggunakan etalase toko digital untuk sementara ini.
Tapi, The Verge (10/4) mengatakan bahwa keputusan menutup toko digital untuk PSP akan tetap dilakukan pada 2 Juli 2021 mendatang seperti rencana semula. Hal ini wajar karena PSP sudah diluncurkan sekitar 17 tahun lalu.
- Garena Buka Praregistrasi Monster Hunter Outlanders di Indonesia dan Asia Tenggara
- Garena Rayakan Anniversary Haikyu!! Fly High dengan Karakter SP Baru dan Hadiah Melimpah
- Tim PUBG MOBILE Indonesia Lolos ke Esports Nations Cup 2026, Siap Bertarung di Riyadh
- JBL Luncurkan Headset Gaming Quantum Terbaru di Indonesia, Bidik Gamer Kasual hingga Atlet Esports
“Saya dengan senang hati mengatakan bahwa kami akan tetap mengoperasikan PlayStation Store untuk perangkat PS3 dan PS Vita. Fungsi perdagangan PSP akan dihentikan pada 2 Juli 2021 sesuai rencana,” kata Jim.
Sony awalnya mengumumkan bahwa etalase digital untuk konsol lawas mereka akan ditutup pada akhir Maret. Keputusan ini disebut lahir dari sejumlah faktor, termasuk tantangan dukungan perdagangan untuk perangkat lama bersama dengan keinginan untuk lebih fokus pada produk yang lebih baru, seperti PlayStation 5.
Namun, setelah reaksi keras dari pemilik PS3 dan PS Vita yang kesal, Sony akhirnya mengurungkan niat tersebut.








