SOLIDWORKS 2018 berikan solusi ke seluruh segmen bisnis

Versi baru akan memudahkan pelaku bisnis untuk menjadi lebih sigap dan inovatif dalam menghadapi persaingan bisnis.

Dassault Systemes hari ini (10/10) mengumumkan peluncuran SOLIDWORKS 2018, sebuah pembaruan dari sistem perancangan bentuk 3D digital yang terkenal dengan teknik yang ditawarkan softwarenya.

SOLIDWORKS 2018 semakin dilengkapi dengan berbagai fitur baru, hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan pelaku bisnis dari berbagai macam industri, seperti industri penerbangan, otomotif hingga militer. Dengan software ini pelaku bisnis dapat memberikan gagasan inovatif lebih cepat dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Hindari kecelakaan, taksi di Rusia punya sistem pengenal wajah

Helios resmi luncurkan software Helios Mobility Suite

Software Boeing 737 Max sudah rampung


Software pengembangan desain 3D besutan Dassult Systemes ini sudah memiliki database yang cukup luas untuk berbagai skala bisnis. Menariknya SOLIDWORKS 2018 dapat mengontrol alur proses pengembangan desain yang sedang dikerjakan, sehingga proses pengembangan akan berjalan lebih cepat, kompak, tanpa harus mengulang jika ada yang terlewat.

Di tengah persaingan pasar yang makin ketat, pelaku bisnis harus bisa memberikan inovasi untuk menjaga loyalitas konsumen. Dengan SOLIDWORKS 2018 pelaku bisnis dapat memberikan seluruh solusi terbaiknya dengan waktu yang cukup singkat.

Salah satu fitur utama yang ditawarkan SOLIDWORKS 2018 adalah SOLIDWORKS CAM. Fitur ini menyediakan solusi untuk membantu para perancang desain untuk mendapatkan pemahaman lebih baik tentang desain yang mereka buat, kemudian memberikan arahan yang tepat untuk dilanjutkan pada proses manufaktur.

“Kepuasan konsumen dilatar belakangi oleh rancangan desain produk yang baik, dimulai dari rancangan dasar hingga sampai proses manufaktur yang efisien. SOLIDWORKS 2018 tidak hanya menghadirkan software untuk pembuatan rancangan produk, namun sebuah solusi untuk menerjemahkan imajinasi hingga jadi kenyataan,” ujar Brian Sung selaku Vice President, Profesional Channel untuk wilayah Asia Tenggara.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: