sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id oppo
Senin, 23 Mar 2020 12:48 WIB

Siapa yang paling diuntungkan dari penyebaran virus corona?

Salah satu ISP di Amerika mengatakan ada beberapa bidang yang diuntungkan dari penyebaran virus corona.

Siapa yang paling diuntungkan dari penyebaran virus corona?
credit : Wccftech

Penyebaran virus corona di seluruh dunia memang merupakan penyebaran penyakit paling besar selama beberapa tahun belakangan ini. Hampir semua industri mengalami kelumpuhan yang berakhir dengan goyahnya keuangan dunia. Tapi, di balik semua hal tersebut, ada beberapa sektor yang justru mendapatkan keuntungan dari penyebaran Covid-19. Jika kalian mengira pihak yang mendapatkan keuntungan adalah para penimbun masker dan hand sanitizer, maka kalian salah.

Wccftech (23/3) melaporkan, selama masa lockdown dan kegiatan work from home (WFH), ada beberapa industri yang mendapatkan keuntungan. Beberapa industri tersebut adalah gaming, VPN, dan layanan streaming video.

Menurut laporan dari salah satu penyedia jasa internet di Amerika, peningkatan pengguna layanan gaming mencatat peningkatan pengguna hingga 75%. Jumlah ini tentu bukan jumlah yang sedikit mengingat pada hari biasa, jumlah gamer pun tidak bisa dibilang sedikit. Beberapa contohnya adalah Steam yang berhasil mendapatkan 20 juta gamer sekaligus di platform mereka. Activision juga mendapatkan keuntungan dikarenakan gim terbaru mereka, Call of Duty Warzone berhasil mendapatkan 30 juta gamer dalam waktu 10 hari saja.

Di sisi lain, industri VPN juga dikabarkan mengalami peningkatan penggunaan sebesar 34%. Tidak diberikan detail apa yang dilakukan oleh pengguna mereka. Jika kalian tertawa, mungkin Anda salah satu pengguna VPN juga.

Industri hiburan pun mengalami peningkatan yang cukup drastis. Secara rata-rata, peningkatan layanan streaming video meningkat hingga 12%. Ini berarti, jumlah orang yang berlangganan pun ikut meningkat. Di sisi lain, penggunaan internet juga ikut meningkat. Jumlah pengakses internet dikabarkan meningkat hampir mencapai 20%. Hal ini bisa saja terjadi dikarenakan mereka yang bekerja di rumah menggunakan internet untuk bekerja dan berkomunikasi dengan kolega mereka.

Namun, yang disayangkan adalah para ISP mengalami pukulan yang cukup besar dari peningkatan tersebut. Beberapa penyedia layanan streaming video seperti YouTube dan Netflix telah memangkas bandwidth untuk mengurangi beban internet di beberapa negara terutama di Eropa.

Yang menarik adalah penggunaan media sosial. Dalam laporan tersebut diungkapkan bahwa para pengguna media sosial yang menggunakan layanan ISP tersebut tidak mengalami peningkatan penggunaan. Ini cukup menarik mengingat trafik internet meningkat. Hal ini seakan menunjukkan bahwa masyarakat dunia saat ini sudah mulai tak tertarik dengan media sosial dan lebih tertarik dengan hiburan seperti video dan gim.

Berbicara mengenai gim, dikarenakan acara-acara olahraga ditunda, beberapa pihak mulai berinisiasi melakukan perlombaan eSport dari beberapa judul gim olahraga. Salah satunya adalah F1 yang menggelar balapan secara online. Mereka mengadakan acara bertajuk The Race All-Star Esports Battle, dimana belasan pembalap F1 dan YouTuber serta atlet eSport mengadu skill di dalam gim. Hasilnya adalah acara dengan pemirsa live 90% lebih banyak daripada acara balap eSports online lainnya dalam sejarah.

Meski akan ada banyak hiburan menanti kita saat WFH dan masa lockdown, kita tetap berharap musibah ini akan cepat berlalu. Semoga saja kita dapat kembali ke kehidupan normal kita seperti sedia kala.

Share
back to top