sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id oppo
Selasa, 13 Apr 2021 08:10 WIB

Sempat terbakar, Hong Kong Airlines larang angkut ponsel vivo

Saat ini hanya satu maskapai penerbangan yang meralang hal tersebut. Namun, jika lebih banyak maskapai yang mengikuti tuntutan pelarangan kargo vivo, hal itu dapat menyebabkan kerusakan citra merek.

Sempat terbakar, Hong Kong Airlines larang angkut ponsel vivo
Photo by Maria Tyutina from Pexels

Hong Kong Airlines telah mengeluarkan embargo untuk semua pengiriman ponsel vivo. Langkah ini terjadi setelah salah satu kiriman perusahaan yang membawa model vivo Y20 terbakar di bandara Hong Kong beberapa hari yang lalu.

Dalam komunikasi internal pada 11 April, dilaporkan oleh Economic Times, Pengangkut Kargo Udara Hong Kong berkata, “Dengan menyesal kami menginformasikan kepada Anda bahwa pembaruan terkini dari embargo yang berlaku segera, semua kargo dilarang menerima ‘CargoLink Logistics HK Co. Ltd’ dan ‘Sky Pacific Logistics HK Co Ltd’ dan/atau co-loader yang diangkut dengan pesawat RH/HX hingga pemberitahuan lebih lanjut. Juga embargo semua jenis ponsel VIVO”.

Dilansir dari Gizmochina (13/4), saat ini baru satu maskapai penerbangan yang melakukan hal tersebut. Namun, jika lebih banyak  maskapai yang mengikuti tuntutan pelarangan kargo vivo, hal itu dapat menyebabkan kerusakan citra merek. Terutama ketika perusahaan menghabiskan banyak uang di pasar seperti India. Baru-baru ini mereka juga merekrut pemain kriket Virat Kohli sebagai duta mereknya.

Sebagai informasi, vivo Electronics adalah sponsor utama untuk Indian Premier League (IPL) yang saat ini sedang berlangsung. Ini adalah sebuah turnamen kriket, yang merupakan salah satu liga olahraga terbesar di dunia. Masih harus dilihat apakah larangan baru-baru ini berdampak pada operasi perusahaan di India, karena vivo juga memproduksi ponsel di negara itu.

Beberapa tahun lalu pada 2016, Samsung harus menarik kembali semua unit ponsel Galaxy Note 7. Ini penyebabkan perusahaan mengalami kerugian jutaan dolar. beberapa model perangkat dilaporkan meledak karena terkait masalah baterai.

Share
×
tekid
back to top