Sebentar lagi gamer bisa main gim secara cross-platform

Melalui XDK terbaru milik Xbox, Microsoft akan menghadirkan pengalaman gaming yang tak hanya terbatas antar konsol saja, melainkan dukungan hingga platform mobile.

Sebentar lagi gamer bisa main gim secara cross-platform Ilustrasi Bermain Game Konsol (Pexels)

Para gamer hingga saat ini masih mendambakan adanya dukungan bermain gim secara cross-platform. Hal ini karena mereka ingin bermain dengan semua teman mereka meski memiliki konsol yang berbeda.

Nah, bagi Anda salah satu orang yang mengharapkan hal ini, Anda bisa tersenyum lebar. Microsoft baru-baru ini mengumumkan sebuah Xbox Development Kit (XDK) khusus, yang membuat para pengembang dapat membuat gim secara cross-platform.


BACA JUGA

Gears of War mobile bakal luncur 22 Agustus

Nvidia bawa Ray Tracing ke game Minecraft

Nvidia boyong layanan streaming gim ke Android


Manajer Program Utama tim Xbox di Microsoft, Jeffrey Shi dan Insinyur Perangkat Lunak tim Xbox, Ramsey Khadder akan mengungkapkan XDK baru ini dalam sesi GDC 2019 mendatang.

“Saat ini Xbox Live merupakan salah satu komunitas gim terbesar dan paling intensif di planet ini. Platform tersebut telah belasan tahun menyediakan layanan pengelolaan gim kepada para pengembang, yang menghemat waktu Anda dan membuka kunci semua fitur sosial dan keterlibatan yang disukai pemain,” kata perwakilan Microsoft.

“Sekarang Xbox Live akan menjadi jauh lebih besar. Xbox Live akan berkembang dari 400 juta perangkat gim dan lebih dari 68 juta pemain aktif, menjadi lebih dari 2 miliar perangkat dengan merilis XDK cross-platform baru kami.”

Wccftech (4/2) melaporkan, yang paling menarik di sini adalah dukungan XDK ini tidak hanya untuk konsol gim saja, melainkan ke platform mobile juga. Jadi, para gamer di PC, Xbox One, Nintendo Switch, Android, dan iOS dapat bermain bersama-sama.

Tujuannya adalah untuk mencoba mencapai pasar dua miliar gamer di platform Microsoft. Mereka juga berharap, dengan adanya dukungan ini, layanan Project xCloud dan streaming gim cloud-nya juga akan dipakai banyak gamer cross-platform.

Sayang, hingga saat ini masih belum diketahui apakah Sony melalui PlayStation akan ikut dalam layanan tersebut. Pasalnya Sony dan Microsoft di tengah-tengah pertempuran sengit untuk memimpin pasar konsol di seluruh dunia.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: