Satu lagi pengembang nakal diblokir dari Google Play Store

Google berlaku tegas bagi pengembang nakal yang melanggar kebijakan developer di Google Play Store. Kali ini, pengembang bernama CooTek diblokir dari Google Play Store.

Satu lagi pengembang nakal diblokir dari Google Play Store Source: Google

Pengembang aplikasi asal Cina kembali diblokir oleh Google dari Play Store karena kedapatan melanggar kebijakan iklan di platform tersebut. Pengembang bernama CooTek selama ini dikenal sebagai pengembang aplikasi West, keyboard pengganti TouchPal. Dengan ini CooTek tidak lagi memiliki akses ke platform iklan Google. Aplikasi buatannya bahkan dihapus dari toko aplikasi itu.

CooTek diketahui memiliki banyak aplikasi di Google Play Store, termasuk aplikasi keyboard TouchPal. TheVerge (17/7), mencatat ada lebih dari 60 aplikasi buatan CooTek yang sudah dihapus dari Google Play Store.


BACA JUGA

Google rancang algoritma penerjemah bahasa isyarat

Google kembali hapus 85 aplikasi mengganggu dari Play Store

Google ketahuan uji fitur baru untuk Duo


“Kebijakan pengembang Google Play milik kami secara tegas melarang perilaku jahat dan menipu serta iklan yang mengganggu. Ketika menemukan pelanggaran, kami mengambil tindakan,” kata seorang juru bicara Google

Dari hasil investigasi yang dilakukan Lookout, ratusan aplikasi buatan CooTek kedapatan menggunakan plugin iklan bernama BeiTaAd. Plugin ini akan mengirim iklan secara agresif kepada para penggunanya, bahkan ketika ponsel atau aplikasi yang bersangkutan sedang tidak dibuka pengguna. Peneliti LookOut, Kristina Balaam mengatakan hal ini membuat ponsel hampir tidak bisa digunakan.

Praktik ini diketahui sekitar sebulan yang lalu. Kala itu Lookout mendapati ada sekitar 238 aplikasi buatan perusahaan tersebut yang mengandung plugin iklan BeiTaAd. Plugin ini akan mengaktifkan iklan mengganggu ketika ponsel sedang dalam keadaan terkunci atau bahkan ketika aplikasi buatan CooTek tersebut sedang tidak digunakan. 

CooTek sendiri menyatakan akan menghapus BeiTaAd dan akan mengunggah versi terbarunya. Kendati begitu, banyak update aplikasi CooTek yang mengandung kode terpisah yang akan mengaktifkan iklan serupa. Setidaknya ada 58 aplikasi yang menerapkan kode tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Google bertindak tegas terhadap para pengembang nakal. Sebelum ini, raksasa teknologi itu sudah memblokir Do Global karena kasus serupa. Pengembang besar seperti Cheetah Mobile dan Kika Tech pun tak luput dari sanksi yang diberikan Google.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: