sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id qnap
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id asus
Jumat, 03 Jul 2020 10:35 WIB

Samsung tidak akan produksi chipset berbasis 4nm

Sementara melompat langsung ke teknologi 3nm akan berarti Samsung dapat mengarahkan lebih banyak sumber daya dalam chipset yang ditingkatkan dan efisien, itu juga berarti mereka dapat kehilangan pesanan dari para mitra.

Samsung tidak akan produksi chipset berbasis 4nm

Pada tahun 2017, Samsung mengumumkan rencana mereka untuk memproduksi chipset dari fabrikasi 10 nm ke 4nm. Saat ini mereka telah menerapkan proses 10nm dan 7nm, serta berniat untuk segera menghadirkan chipset berbasis 5nm. Prosesor generasi berikutnya dari Samsung yang dikenal dengan nama Exynos 992 dilaporkan akan diproduksi menggunakan proses 5nm. Produksi massal prosesor tersebut akan dimulai pada Agustus 2020 dengan seri Galaxy Note 20 yang merupakan ponsel Samsung pertama dengan SoC tersebut.

Ada sebuah laporan terbaru dari DigiTimes dan beberapa sumber terpercaya lain bahwa Samsung kemungkinan memiliki rencana untuk melewati fabrikasi 4nm. Dilansir dari Gizmochina (3/7), perusahaan asal Korea Selatan itu langsung menuju proses 3nm dari 5nm.

Hal ini kebalikan dari apa yang TSMC rencanakan, dengan proses 4nm N4 mereka yang diharapkan selesai pada tahun 2023, akan ada banyak pilihan untuk para mitra TSMC. TSMC sendiri juga dilaporkan telah menyiapkan investasi sebesar USD20 miliar (Rp291 triliun) untuk fasilitas produksi chip 3nm, dengan menyatakan bahwa itu akan beroperasi pada tahun 2022.

Meskipun Samsung adalah satu-satunya pabrikan yang dapat mengimbangi TSMC dalam hal teknologi, mereka terus tertinggal dalam hal perkembangan. TSMC telah mendapatkan pesanan dari Apple, Qualcomm, dan Huawei, meski Samsung tampaknya telah membuat beberapa bentuk dasar fabrikasi. Baru-baru ini dilaporkan bahwa Samsung telah mendapatkan pesanan untuk memproduksi chip 5nm secara massal untuk modem Qualcomm Snapdragon X60 5G. Beberapa pesanan diinformasikan akan diberikan juga kepada TSMC untuk meminimalkan risiko, mendapatkan harga yang lebih baik, dan menyelesaikan pengiriman dalam jangka waktu tertentu.

Diperkirakan Samsung akan mempertahankan produksi 5nm hingga 2021, yang merupakan tahun ketika perusahaan dikabarkan akan merilis Exynos 1000. Sementara melompat langsung ke teknologi 3nm akan berarti Samsung dapat mengarahkan lebih banyak sumber daya dalam chipset yang ditingkatkan dan efisien, itu juga berarti mereka dapat kehilangan pesanan dari mitra potensial, yang sekarang mungkin memandang TSMC sebagai pilihan yang baik berkat teknologi 4nm mendatangnya.

Share
back to top