Samsung Sero, televisi yang bisa untuk nonton video vertikal

Samsung hadirkan sebuah televisi yang dapat diputar. Dengan ini, menonton video portrait tak lagi harus dilakukan di layar horizontal.

Samsung Sero, televisi yang bisa untuk nonton video vertikal Source: Ubergizmo

Sebuah televisi umumnya hadir dengan orientasi horizontal. Hal ini sudah menjadi konsep umum bagi televisi dan kebanyakan layar monitor lainnya. Namun dengan kehadiran ponsel pintar yang notabene punya konsep vertikal, menonton video sering kali kurang menyenangkan apabila dilakukan di televisi atau layar horizontal lainnya.

Untuk diketahui, ketika menonton video dengan orientasi vertikal, kita akan menemui blok hitam di bagian kanan dan kirinya. Ini merupakan konsekuensi menonton video vertikal pada layar horizontal. Namun Samsung tampaknya memiliki solusi unik untuk menanggapi masalah tersebut.


BACA JUGA

Wearable ini bisa ciptakan musik sesuai gerakan kamu

Casio G-Shock Mudmaster GG-B100 punya empat sensor

Medali Olimpiade Tokyo 2020 dibuat dari logam daur ulang gadget


Dilansir dari Ubergizmo (1/5), Samsung menghadirkan televisi bernama Sero. TV ini dapat berganti orientasi, dari vertikal ke horizontal atau sebaliknya sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Caranya, pengguna hanya perlu memutar layar televisi ke posisi vertikal untuk mendapatkan pengalaman terbaik ketika hendak menyaksikan video dengan format yang sama.

Samsung Sero hadir dengan bentang layar 43 inci dan menggunakan teknologi layar quantum dot QLED. TV tersebut juga hadir dengan sistem audio 4.1 yang terintegrasi, 60 watt speaker dan tentunya, asisten pintar Bixby yang juga akan menjadi bagian dari televisi tersebut.

Kabarnya Samsung akan merilis TV ini di Korea bulan depan. Targetnya adalah kaum milenial, yang bisa jadi super kaya. Pasalnya harganya mencapai USD16.000 atau sekitar Rpp228,6 juta. Belum diketahui kapan Samsung akan merilis resmi televisi tersebut. Pun juga dengan ketersediaannya di belahan dunia lain selain Korea Selatan. Harganya memang cukup mahal, namun televisi berformat vertikal nampaknya akan menjadi hal baru yang unik untuk dicoba.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: