Samsung goda ZTE pakai chip Exynos

Samsung tengah berdiskusi dengan beberapa produsen smartphone termasuk ZTE untuk memasok chip ponsel

Samsung goda ZTE pakai chip Exynos (Foto: Lowyat)

ZTE tengah menjalani hukuman setelah melanggar aturan regulator Amerika Serikat (AS). Sebgai sanksi, perusahaan teknologi AS juga dilarang menjual produknya pada perusahaan asal China tersebut termasuk Google dan Qualcomm.

Keputusan itu rupanya menjadi peluang bagi Samsung guna mendekati ZTE. Dilansir Reuters, Samsung tengah berdiskusi dengan beberapa produsen smartphone termasuk ZTE agar menggunakan chipset besutannya. Langkah ini tentu akan membawa persaingan bagi Qualcomm yang selama ini mendominasi chip smartphone berbagai vendor.


BACA JUGA

Cara pakai fitur PowerShare di Galaxy S10+

Samsung tingkatkan daya tahan Galaxy Fold

Samsung telah jual 5 juta unit seri Galaxy A terbaru di India


Sementara itu, Samsung menghasilkan sebagian besar keuntungan dari chip memori. Meski demikian, Samsung juga memiliki chip smartphone bernama Exynos yang digunakan pada sebagian Galaxy seri S. Sejauh ini, chip tersebut juga telah menyokong smartphone buatan Meizu. Namun belum ada vendor lain yang menggunakan chip besutan raksasa teknologi Korea Selatan tersebut.

"Kami sedang berbincang dengan semua OEM," kata Head of Samsung’s Logic Chip Developer, Inyup Kang kepada Reuters.

Inyup Kang diketahui merupakan mantan eksekutif Qualcomm. Sebelumnya ia mengatakan bahwa pihaknya berharap untuk mengumumkan klien baru untuk chipset Exynos pada paruh pertama tahun 2019.

Dalam sebuah pernyataan Samsung mengatakan bahwa tidak ada kepastian kesepakatan yang dicapainya dengan ZTE. Perusahaan juga menegaskan, memperlakukan semua vendor dengan sama.

Upaya ini akan memberikan tekanan bagi Qualcomm yang selama ini memimpin industri chipset smartphone. Qualcomm juga menyebutkan hilangnya ZTE membuat keuntungannya menyusut sekitar 3 sen per saham pada kuartal berikutnya. Namun demikian regulator AS kukuh pada pendiriannya untuk menghukum ZTE selama tujuh tahun.

Samsung memang memiliki peluang yang besar karena ZTE tentu tak ingin melepaskan bisnisnya begitu saja. Sayangnya kedua perusahaan belum mencapai kesepakatan atas kabar tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: