sun
moon
Premium Partner :
  • partner tek.id praxis
  • partner tek.id benq
  • partner tek.id synologi
  • partner tek.id oppo
  • partner tek.id asus
  • partner tek.id wd
  • partner tek.id advo
  • partner tek.id acer
  • partner tek.id qnap
Senin, 30 Des 2019 09:15 WIB

Robot kapal selam bisa memetakan laut dalam

Kapal selam mini milik Terradepth dilaporkan akan mengeksplorasi lautan selama 30 hari, dengan sistem pengisian daya terintegrasi yang mampu membuatnya bergerak di air sekitar 1.000 mil laut sebelum baterai diisi ulang kembali.

Robot kapal selam bisa memetakan laut dalam
Terradepth via Digital Trends

Sebuah perusahaan rintisan (startup) bernama Terradepth sedang membangun robot kapal selam otonom untuk membantu memetakan bagian lautan yang biasanya sulit dipantau. Startup yang didirikan oleh dua mantan Angkatan Laut Amerika Serikat tersebut mengumpulkan dana senilai USD8 juta untuk mengembangkan robot mutakhir itu.

“Kendaraan laut tak berawak kami yang berjalan secara otonom sepenuhnya menghilangkan kebutuhan manusia di laut. Terradepth AxV dapat menjelajah laut dalam, sangat modular, dan dilengkapi dengan beragam sensor canggih,” kata Terradepth.

Kapal selam mini milik Terradepth dilaporkan akan mengeksplorasi lautan selama 30 hari, dengan sistem pengisian daya terintegrasi yang mampu membuatnya bergerak di air sekitar 1.000 mil laut sebelum baterai diisi ulang kembali. Dilansir dari Digital Trends (28/12), kapal selam Tereedepth AxV memiliki panjang 9,2 meter.

Awalnya kapal selam otonom itu akan dapat mencapai kedalaman 1.000 meter, meski ada rencana untuk memperpanjang jarak tersebut hingga 3.000 meter. Artinya, kapal selam akan dapat melakukan perjalanan ke bawah untuk mendeteksi lebih banyak bagian lautan. Sebagai catatan, titik terdalam lautan memiliki sekitar 11.000 meter ke bawah, bernama Palung Mariana di Filipina.

“Selama operasi di laut, sisi atas AxV menyediakan pengumpulan data permukaan laut, komunikasi dan bantuan navigasi, sedangkan AxV yang terendam melakukan misi untuk di bawah laut. Kemudian kedua AxV tersebut dapat berganti peran setelah energi kendaraan yang terendam dikeluarkan ke tingkat yang telah ditentukan,” kata perusahaan itu.

Di bawah air, rencananya adalah agar robot dapat mengumpulkan data menggunakan pencitraan multispektral dan metode pengawasan lainnya. Ini akan berguna untuk layanan pemantauan dan prakiraan. Tujuan akhirnya adalah untuk dapat meluncurkan seluruh armada robot otonom yang terhubung. Saat ini, Teraadepth berencana menunjukkan teknologinya di lingkungan perairan terbuka di musim panas 2020.

Share
back to top