Ribuan cheater PUBG Mobile dicekal setiap hari
Tencent menyebut ada ribuan cheater PUBG Mobile yang berhasil dicekal setiap hari. Namun ini hanya sebagian kecil dari jumlah seluruh pemain gim tersebut.
Source: Google
PUBG Mobile berhasil menjadi salah satu gim populer saat ini. Sejak diluncurkan pada Februari 2018, gim ini berhasil mencatat jumlah pemain aktif bulanan sekitar 100 juta pemain. Namun tidak dapat dipungkiri, para pemain curang masih dapat ditemukan dalam gim ini.
Biasanya, para pemain ini akan meretas gim untuk menerapkan beberapa kode untuk bermain curang. Sampai saat ini ada beberapa cheat yang kerap digunakan, misalnya Wall Hack, Aim Bot, Magic Bullet, Antenna sampai Ultra High Jump. Mirisnya lagi, ada banyak tutorial untuk menerapkan cheat tersebut yang dapat dengan mudah ditemui di internet.
Meski begitu, Tencent tidak tinggal diam. Perusahaan asal Tiongkok ini mengaku terus bekerja untuk meningkatkan sistem deteksi kecurangan tersebut. Pihaknya bahkan mengklaim bahwa ada ribuan pemain curang yang berhasil dicekal setiap hari. Untuk melakukan itu, Tencent dan tim PUBG Mobile menempatkan tim keamanan yang berjumlah 300 orang.
“Hal paling penting untuk disadari adalah angka akun yang dicekal setiap hari hanyalah sebagian kecil dari total 100 juta pemain aktif gim ini.” ungkap perwakilan tim keamanan Tencent, seperti dikutip dari Polygon (30/10).
- Game Legendaris Flyff Tampil Lebih Modern Lewat Versi Mobile
- Kolaborasi LINE Let’s Get Rich x Ragnarok Online Satukan Strategi dan Nostalgia Fantasi
- Valorant Act 3 2026 Rilis Mode Baru Skirmish: Ascension, Hadirkan Duel Intens 1v1 hingga 2v2
- Free Fire x GINTAMA Bikin Karakter Ikonik dan Markas Yorozuya Ramaikan Arena Battle Royale
Untuk diketahui, ada tiga hal utama yang dilakukan tim keamanan itu untuk mendeteksi pemain curang. Pertama, deteksi dengan menggunakan software. Kedua, mengamati perilaku tidak mungkin yang terjadi dalam gim. Sementara ketiga, mengobservasi gim yang sedang berlangsung.
Yang menjadi masalah ada, PUBG Mobile adalah gim gratis yang dapat dimainkan siapa saja. Para pemain curang bisa dengan mudah membuat akun baru untuk kembali melakukan kecurangan tersebut. Sehingga hal ini membuat pemblokiran satu akun menjadi terkesan sia-sia.
Tencent sendiri sampai saat ini masih enggan melakukan pemblokiran pada level IP. Menurut tim keamanan Tencent, hal ini bisa saja berdampak pada para pemain yang sebenarnya bermain dengan jujur.
“Jika kita melakukan pemblokiran IP, pemain jujur bisa terkena blokir jika mereka masuk dengan IP yang sebelumnya digunakan oleh cheater. Masalahnya, identitas perangkat dapat dengan mudah dipalsukan dan ini akan berdampak pada pemain lainnya. Hal inilah yang ingin kami hindari” ungkap tim keamanan tersebut.
Sampai saat ini, Tencent mengaku masih terus mengembangkan sistem keamanan dalam gim tersebut. Bahkan dalam upgrade terbarunya nanti, kabarnya Tencent juga akan mengupdate server agar semakin mudah mendeteksi para pemain curang dalam gim.








