Raih kucuran dana baru, Crowde targetkan bantu 100.000 petani

Gree Ventures menambah kucuran dana investasi untuk startup pertanian - Crowde. Suntikkan dana itu ditujukan untuk mewujudkan misi Crowde.

Raih kucuran dana baru, Crowde targetkan bantu 100.000 petani (Foto: Crowde)

Gree Ventures menambah kucuran dana investasi untuk startup pertanian - Crowde. Suntikkan dana itu ditujukan untuk mewujudkan misi Crowde untuk mendigitalisasikan proses pertanian dari hulu hingga hilir. Sayangnya tak diungkap berapa nilai investasi yang diterima oleh Crowde.

Crowde sendiri akan menggunakan dana itu untuk memperluas jangkauan petani-petani yang mengalami kesulitan modal dalam mengembangkan usahanya. Selain itu, Crowde juga akan berupaya menjadikan petani sebagai agropreneur guna terciptanya ekosistem pertanian yang efisien.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Startup pertanian di Indonesia, kecil tapi layak didukung

Grab targetkan 50 GrabKitchen tersebar di 2019

Grab bakal merger Ovo dan Dana demi saingi Gojek


"Pemberian dana tambahan ini merupakan bentuk kepercayaan Gree Ventures serta investor lainnya kepada kami. Dana tambahan ini akan kami gunakan untuk meningkatkan jumlah petani yang dapat kami raih melalui tambahan modal. Karena kami menyadari bahwa masih banyak petani yang memiliki masalah utama dalam permodalan, mereka sulit mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan," kata CEO Crowde, Yohanes Sugihtononugroho.

Crowde diketahui memang berkeinginan membentuk ekosistem pertanian yang berkelanjutan dengan cara mempertemukan pelaku usaha pertanian dengan pihak terkait lainnya guna mempermudah proyek tani. Dalam praktiknya, Crowde memprioritaskan edukasi kepada para petani terkait teknologi dan manajemen keuangan. Dua hal tersebut dinilai sebagai utama petani dalam mengembangkan usahanya.

Tak hanya itu, Crowde juga bekerja sama dengan toko tani guna mengajak para petani mewujudkan masyarakat non-tunai (cashless society). Dengan begitu, petani tidak harus menerima modal dalam bentuk tunai.

Di 2018 sendiri, Crowde telah menyalurkan dana sebesar Rp30 miliar. Dana yang terkumpul dari 24.000 investor tersebut disalurkan kepada 10.000 petani di 276 desa di Indonesia, dengan fokus pada proyek pertanian, peternakan, dan perikanan. 

“Tekad kami bisa membantu hingga 100 ribu petani dengan nilai penyaluran modal mencapai Rp70 miliar di tahun 2018 ini. Kami terus berupaya untuk menjadi platform permodalan pertanian dengan semangat gotong royong dan terpercaya.” ujarnya. 

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: