PUBG Mobile jadi gim Android paling laku

Sensor Tower mengatakan, pada 2019 ini gim PUBG Mobile tercatat mendapatkan kenaikan pendapatan hingga 748 persen.

PUBG Mobile jadi gim Android paling laku PUBG Mobile

Jika berbicara mengenai gim mobile populer, selama beberapa tahun kebelakang, kita akan melihat beberapa gim kasual mendominasi papan atas gim mobile dengan pendapatan tertinggi. Contoh saja seperti Candy Crush Saga dan Pokemon Go, dua gim tersebut beberapa kali keluar sebagai gim paling laku di platform mobile.

Seling waktu berganti, gim yang lebih kompetitif pun mulai populer di kalangan gamer mobile. Gim kasual pun tergantikan. Beberapa gim seperti Clash of Clans kemudian menjadi gim dengan pendapatan paling tinggi.


BACA JUGA

Gamer PUBG di Xbox One dan PlayStation 4 bisa main bareng

Gears of War mobile bakal luncur 22 Agustus

Nvidia bawa Ray Tracing ke game Minecraft


Kini, kejayaan CoC digantikan oleh gim yang lebih kompetitif lagi. Dalam sebuah data yang dikeluarkan oleh Sensor Tower, disebutkan bahwa gim PUBG Mobile saat ini menjadi gim terpopuler, setidaknya di platform Android.

Wccftech (13/8/2019) melaporkan, data yang dikeluarkan Sensor Tower menyebut, Tencent Games dan Blue Hole mendulang pundi uang yang sangat besar. Mereka melihat kenaikan pembelian sebesar 748 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Mereka dilaporkan pada tahun ini mendapatkan peningkatan pendapatan sebesar USD167 juta atau sekira Rp2,3 triliun dari para pemain saja. Hal ini menjadikan PUBG untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dalam tahun ini menjadi gim yang paling laku di Play Store.

Dari total pendapatan tersebut, 30 persen datang dari Cina, bahkan semua ini mulai terjadi dalam dua bulan terakhir. Bahkan dengan Cina keluar dari perhitungan, jumlah pertumbuhan pendapatan PUBG Mobile tetap meningkat 310 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Di belakang gim tersebut, terdapat gim dari Epic Games, yakni Fortnite dan Knives Out dari NetEase di posisi kedua dan ketiga. Kedua gim tersebut masing-masing meraup USD725 juta dan USD771 juta, atau sekira Rp10,5 triliun dan Rp10,8 triliun. Sedangkan secara total, PUBG Mobile mendapatkan sekira USD856 juta atau sekira Rp12 triliun.

Sebagai informasi, pendapatan Fortnite hanya untuk iOS saja, karena judul gim tersebut tidak tersedia di Google Play. Selain itu, laporan ini juga tidak termasuk pendapatan yang dihasilkan dari versi 'Lite' PUBG Mobile.

Laporan Sensor Tower juga menyatakan bahwa PUBG Mobile mendapatkan banyak pemain baru dari Amerika dan beberapa lagi dari negara Asia Tenggara. Sayang, mereka tak memberikan detail lebih lanjut terkait peningkatan penambahan pemain baru tersebut.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: