PUBG bakal batasi waktu bermain untuk anak-anak

Nantinya, para gamer yang berusia 13 tahun atau lebih muda harus meminta ijin untuk membuka akses saat mereka ingin bermain gim.

PUBG bakal batasi waktu bermain untuk anak-anak PUBG Mobile

Saat ini, PUBG menjadi salah satu gim yang paling banyak dimainkan. Para gamer, baik di platform desktop maupun platform mobile menyerbu server gim tersebut untuk mencoba memenangkan pertarungan.

Sayang, hal ini menjadi masalah tersendiri, terutama bagi para pendidik dan orang tua. Hal ini dikarenakan anak-anak usia belajar dilaporkan banyak kecanduan bermain gim tersebut, yang berujung dengan menurunnya nilai mereka.


BACA JUGA

Microsoft umumkan gim Minecraft: Earth AR

Ubisoft bakal perkenalkan Watch Dogs 3 di ajang E3 2019

Epic kembali gandeng John Wick, hadirkan mode Wick's Bounty


Tencent dan Bluehole, sebagai distributor dan pengembang gim PUBG Mobile pun melihat masalah tersebut. Mereka pun pada akhirnya akan memberlakukan sistem yang akan membatasi waktu bermain para gamer usia belia tersebut.

Cara yang diambil adalah dengan melakukan pemasangan kunci digital. Nantinya, para pemain yang berusia 13 tahun kebawah akan dibatasi masa bermain per hari. Hal ini akan mereka mulai berlakukan di China dalam waktu dekat ini.

Game Industry (6/3/2019) melaporkan, para anak-anak yang berusia 13 tahun kebawah akan membutuhkan orang tua atau wali untuk membuka kunci digital tersebut. Jadi, para orang tua atau wali dapat memantau seberapa lama anak mereka dapat bermain.

Sekadar informasi, sebelum melakukan penguncian gim di PUBG, Tencent sudah mengaplikasikan teknologi pengenalan wajah dan cek ID pemain untuk memastikan usia dan identitas mereka untuk gim Honor of Kings, dan beberapa judul lainnya di China.

Selain itu, mereka juga telah memberlakukan batasan pada berapa lama pemain belia dapat memainkan sebuah gim, dan memberlakukan aturan untuk streaming konten permainannya yang melarang hal-hal seperti kekerasan, informasi tentang perjudian, pornografi, politik nasional, atau perilaku merusak lainnya.

Sayang, hingga saat ini masih belum diketahui apakah Tencent akan memberlakukan pembatasan ini secara global. Tidak diketahui juga apakah mereka juga akan membawa sistem pembatasan bermain gim lain milik mereka untuk membantu para orang tua dalam membatasi anaknya bermain gim.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: