Prosesor AMD EPYC dipakai untuk bangun superkomputer 1.5 exaflop

Superkomputer yang bernama Frontier ini akan memiliki kekuatan sebesar 1,5 exaflop dan memiliki harga hingga Rp8,5 triliun.

Prosesor AMD EPYC dipakai untuk bangun superkomputer 1.5 exaflop Frontier System

AMD baru-baru ini mengumumkan kerjasamanya dengan Departemen Energi Amerika Serikat. Pada kesempatan kali ini, AMD yang berkolaborasi dengan Cray akan membuat sebuah superkomputer dengan kemampuan tinggi. Tentu saja harganya idak murah.

AMD dipercaya untuk memasok prosesor EPYC mereka untuk membuat superkomputer tersebut. Pihak AMD mengatakan, mereka sedang mempersiapkan sebuah superkomputer yang nantinya akan memiliki kecepatan 1,5 exaflop.


BACA JUGA

AMD sebut 6 persen prosesor Ryzen 3000 yang terjual bisa tembus 4,2GHz

Bocoran 3Dmark Intel Core i9-9900KS mencuat, kalah dari AMD

Bocoran prosesor AMD Theradripper 2990WX mencuat


Dalam pernyataan yang diterima tim Tek.id (8/5), sistem komputer yang bernama Frontier tersebut secara khusus didesain untuk menggunakan High Performance Computing (HPC) generasi masa depan dan Artificial Intelligence (AI) yang telah dioptimasi.

Selain menggunakan prosesor milik AMD, superkomputer ini juga akan menggunakan GPU milik perusahaan semikonduktor asal Amerika tersebut. Mereka akan menggunakan GPU  Radeon Instinct untuk menjalankan semua hal.

Superkomputer ini nantinya akan dipakai oleh Oak Ridge National Laboratory (ORNL). Menggabungkan kekuatan komputasi dan AI, mereka akan melakukan simulasi, memodelkan dan mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang interaksi yang mendasari ilmu cuaca, struktur sub-atom, genomic, fisika, dan bidang ilmiah penting lainnya.

“AMD bangga bermitra dengan Cray dan ORNL untuk menyampaikan apa yang diharapkan untuk dapat menjadi supercomputer bertenaga di dunia,” kata Senior Vice President dan General Manager, AMD Datacenter dan Embedded Systems Group, Forrest Norrod.

“Frontier akan menampilkan custom CPU dan teknologi GPU dari AMD dan mewakili pencapaian teranyar dalam daftar panjang inovasi teknologi AMD yang telah berkontribusi pada program-program exascale Departemen Energi.”

Soal harga, Wccftech (8/5) mengabarkan, untuk membangun superkomputer ini akan menelan harga hingga USD600 juta atau Rp8,5 triliun. Rencananya, superkomputer ini baru akan selesai dibangun pada 2022 mendatang.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: