Profil Johnny G. Plate, Menkominfo kabinet Indonesia Maju

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sekretaris Jenderal partai Nasdem Johnny G. Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Profil Johnny G. Plate, Menkominfo kabinet Indonesia Maju (Foto: Antara)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sekretaris Jenderal partai Nasdem Johnny G. Plate sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) di periode pemerintahannya. Posisi Johnny menggantikan Rudiantara yang sebelumnya menjabat Menkominfo periode 2014-2019.

Posisi ini cukup linier dengan apa yang disampaikan Johnny ketika meghadiri panggilan Jokowi ke Istana Negara. "Bahasnya tentang bagaimana pengembangan startup bisnis, unicorn, decacorn, juga berbicara tentang regulasi perlindungan data pribadi, juga yang berhubungan dengan data nasional yang butuh perlindungan. Kira-kira hal-hal yang terkait dengan digitalisasi data," katanya saat itu.


berita tentang tek.id

BACA JUGA

Menkeu Sri Mulyani jadi figur inspiratif versi LinkedIn

Dibanding orang tua, remaja mampu ketik 40 kata per menit di smartphone

JNE dan tantangan pemenuhan pesanan di era digital


Johnny sebelumnya merupakan anggota Komisi XI bidang Keuangan, Perencanaan Pembangunan dan Perbankan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Diketahui Johnny lahir di Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 10 September 1956. 

Riwayat pendidikannya tercatat ditempuh di Manggarai, NTT sejak tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kemudian Johnny melanjutkan studinya di Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta pada 1981 - 1986. Sebelummya dia mengikuti Taruna Akademi Ilmu Pelayaran RI (AIP), sebelum menempuh jenjang S1.

Johnny G. Plate merupakan seorang pengusaha hingga mengemban beberapa jabatan. Diantara posisi yang dia jabat yaitu Komisaris PT. Indonesia AIr Asia sejak 2005, Komisaris PT. Mandosawu Putratama Sakti (properti) sejak 2006, Komisaris Utama PT. Aryan Indonesia (Kidzania) sejak 2007, Direktur Utama Bima Palma Group (kelapa sawit) sejak 2006, serta Direktur Utama PT. Air Asia Investama.

Menilik riwayat kariernya, Johnny memang tak begitu lekat dengan industri telekomunikasi, yakni ranah yang selama ini menjadi lingkup Kemenkominfo. Johnny justru bergelut di bidang alat perkebunan dan penerbangan. 

Karier politiknya dimulai sejak Johnny bergabung di Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI) pada 2010 hingga kemudian bergabung dengan partai Nasdem pada 2013. Bagaimana Johnny memimpin Kemenkominfo ke depan? Kita tunggu saja.

Jangan baca sendiri, bagikan artikel ini: